Voge DS900X, Sepeda Motor Buatan Cina yang Jadi Saudara Kembar BMW F 900 GS

Voge DS900X basis BMW F 900 GS

Loncin Group memang berstatus pabrikan Cina. Namun kiprah teknisnya tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka telah lama menjalin kerja sama strategis dengan BMW Motorrad, khususnya dalam pengembangan mesin dan platform motor kelas menengah. Salah satu wujud paling konkret dari kolaborasi tersebut adalah Voge DS900X. Sebuah motor adventure yang secara teknis menjadi basis BMW F 900 GS. Meski tampil dengan identitas berbeda, garis keturunannya jelas terlihat.

KEY TAKEAWAYS

  • Voge DS900X merupakan basis dari BMW F 900 GS sebagai kendaraan tualang

    Performa Voge DS900X dan BMW F 900 GS sama. Mereka pakai mesin 895 cc, konfigurasi dual cylinder DOHC dengan rasio kompresi 13,1:1. Output maksimal diklaim 70 kW pada 8.250 rpm atau setara 95 PS. Sementara torsi puncak 95 Nm hadir sejak 6.250 rpm.
  • Kredibilitas Loncin diakui langsung oleh BMW. Voge sendiri diposisikan sebagai merek premium di bawah naungan grup tersebut. DS900X masuk kategori big adventure bike, menyasar penjelajah jarak jauh dengan tuntutan performa dan kestabilan tinggi. Dari sisi arsitektur, ia mengusung mesin dua silinder segaris berpendingin cairan. Konfigurasi yang juga menjadi fondasi keluarga BMW F-series bermesin 900 cc.

    Performa Mesin Dua Silinder

    Sektor dapur pacu mengandalkan kubikasi 895 cc, konfigurasi dual cylinder DOHC dengan rasio kompresi 13,1:1. Output maksimal diklaim 70 kW pada 8.250 rpm atau setara 95 PS. Sementara torsi puncak 95 Nm hadir sejak 6.250 rpm. Distribusi tenaga disalurkan lewat sistem injeksi EFI dan transmisi 6-percepatan. Karakter ini membuat DS900X fleksibel, baik untuk touring cepat maupun melibas jalur off-road. Klaim kecepatan puncak mencapai 210 km/jam menegaskan statusnya sebagai motor petualang berorientasi performa, bukan sekadar gaya.

    Bicara fisik, rancang bangunnya mencerminkan motor ADV sejati. Dimensi panjang 2.325 mm, lebar 940 mm, dan tinggi 1.420 mm berpadu dengan jarak sumbu roda 1.580 mm. Ground clearance 190 mm memberi ruang aman saat menghadapi kontur ekstrem. Bobot kering 238 kg masih tergolong rasional untuk kelas adventure 900 cc, apalagi dengan kelengkapan fitur yang disematkan.

    Identitas petualang diperkuat sektor kaki-kaki. Suspensi depan mengandalkan upside-down KYB dengan setelan preload dan damping. Di belakang, terpasang single suspension KYB yang juga adjustable. Kombinasi tersebut dipadukan dengan pelek jari-jari. Ukuran roda depan 21 inci (90/90-21) dan belakang 17 inci (150/70-17). Racikan ini lazim digunakan motor ADV untuk menjaga keseimbangan antara aspal dan jalur tanah. Setelan serupa juga diterapkan pada BMW F 900 GS.

    Voge DS900X basis BMW F 900 GS

    Berbekal ABS & TCS

    Pengereman ditangani serius. Dual disc di depan dan single disc Brembo di belakang memastikan daya henti mumpuni. Sistem keselamatan aktif sudah mencakup ABS dan Traction Control System (TCS), sesuai standar motor adventure modern. Urusan visibilitas dipercayakan pada sistem pencahayaan full LED, mendukung perjalanan jauh maupun kondisi cahaya minim.

    Untuk mendukung aktivitas touring, DS900X dibekali tangki bahan bakar 17 liter. Kapasitas tersebut cukup memadai untuk jelajah antarkota hingga rute terpencil. Secara keseluruhan, paket yang ditawarkan menunjukkan keseriusan Loncin bermain di segmen menengah-atas global. Sekaligus menegaskan perannya sebagai pemasok teknis bagi pabrikan besar sekelas BMW Motorrad.

    Rasanya tak berlebihan jika Voge DS900X disebut sebagai representasi kemampuan teknis pabrikan Cina di ranah roda dua. Bagi pengguna BMW F 900 GS di Indonesia, faktanya mereka juga bersinggungan dengan teknologi Loncin Group yang dibalut logo merek Jerman itu. Fenomena serupa terjadi pada BMW G 310 GS yang diproduksi TVS India. Di balik itu semua, tersimpan strategi besar. Mulai dari efisiensi biaya, ekspansi pasar global, hingga penguatan posisi BMW di segmen entry hingga mid-level. (ALX)

    Baca Juga: 

    Ofero Luncurkan Stareer 5 Lit dengan Jarak Tempuh Hingga 130 Kilometer

    Vinfast e-scooter Siap Diproduksi di Pabrik Subang pada 2026

    Jelajahi BMW F 900 R

    • Tampak depan serong BMW F 900 R
    • Samping kanan BMW F 900 R
    • Mesin BMW F 900 R
    • Lampu depan BMW F 900 R
    • Knalpot BMW F 900 R
    • Suspensi belakang BMW F 900 R
    • Jok BMW F 900 R
    • Ban depan BMW F 900 R
    • sistem pendinginan BMW F 900 R
    • Speedometer BMW F 900 R
    BMW F 900 R
    Rp 699,9 Juta Cicilan : Rp 15,97 Juta

    Model Motor BMW

    Motor BMW
    • BMW C 400 GT
      BMW C 400 GT
    • BMW C 400 X
      BMW C 400 X
    • BMW C Evolution
      BMW C Evolution
    • BMW CE 02
      BMW CE 02
    • BMW CE 04
      BMW CE 04
    • BMW F 700 GS
      BMW F 700 GS
    Baca Semua

    Artikel Unggulan

    Artikel yang direkomendasikan untuk anda

    Baca Semua

    Motor BMW Unggulan

    • Yang Akan Datang

    Bandingkan & Rekomendasi

    Tren Sport

    • Yang Akan Datang

    Artikel Motor BMW F 900 R dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Advisory Stories
    • Road Test
    • Suzuki Gelar Victorious Contest, Mengasah Kemampuan Teknisi Sepeda Motor
      Suzuki Gelar Victorious Contest, Mengasah Kemampuan Teknisi Sepeda Motor
      Anjar Leksana . 26 Feb, 2026
    • 55 Tahun Berkiprah di Indonesia, AHM Menuju Rekor Produksi 100 Juta Unit
      55 Tahun Berkiprah di Indonesia, AHM Menuju Rekor Produksi 100 Juta Unit
      Anjar Leksana . 26 Feb, 2026
    • Tanpa Insentif, AHM Racik Jurus Sendiri Buat Gaet Konsumen Motor Listrik
      Tanpa Insentif, AHM Racik Jurus Sendiri Buat Gaet Konsumen Motor Listrik
      Bangkit Jaya Putra . 26 Feb, 2026
    • Kontroversi di MotoGP, Leg Wings Aprilia Jadi Aksesori RSV4
      Kontroversi di MotoGP, Leg Wings Aprilia Jadi Aksesori RSV4
      Zenuar Yoga . 24 Feb, 2026
    • Mengenal Kecanggihan Sistem AMT QJMotor SRK 250 RA, Begini Cara Kerjanya
      Mengenal Kecanggihan Sistem AMT QJMotor SRK 250 RA, Begini Cara Kerjanya
      Zenuar Yoga . 24 Feb, 2026
    • Kenal Lebih Dekat QJMotor SRK 250 RA, Motor Sport Tanpa Kopling
      Kenal Lebih Dekat QJMotor SRK 250 RA, Motor Sport Tanpa Kopling
      Zenuar Yoga . 24 Feb, 2026
    • Komparasi QJMotor Tourino 250 DX vs Suzuki V-Strom 250SX: Duel Motor Adventure 250 cc, Pilih Mana?
      Komparasi QJMotor Tourino 250 DX vs Suzuki V-Strom 250SX: Duel Motor Adventure 250 cc, Pilih Mana?
      Zenuar Yoga . 23 Feb, 2026
    • Intip Spesifikasi QJMotor Tourino 250 DX, Motor Touring dengan Harga Kompetitif
      Intip Spesifikasi QJMotor Tourino 250 DX, Motor Touring dengan Harga Kompetitif
      Zenuar Yoga . 23 Feb, 2026
    • Royal Enfield Bear 650 vs Aprilia Tuareg 660: Klasik Retro atau Adventure Modern Futuristik?
      Royal Enfield Bear 650 vs Aprilia Tuareg 660: Klasik Retro atau Adventure Modern Futuristik?
      Zenuar Yoga . 21 Feb, 2026
    • Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
      Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
      Zenuar Yoga . 13 Feb, 2026
    • Safety Riding di Bulan Ramadan, Ini 5 Tips Aman Berkendara Motor Sambil Berpuasa
      Safety Riding di Bulan Ramadan, Ini 5 Tips Aman Berkendara Motor Sambil Berpuasa
      Zenuar Yoga . 26 Feb, 2026
    • Waspada Jalan Basah! Yamaha Bagikan 7 Tips Berkendara Saat Hujan
      Waspada Jalan Basah! Yamaha Bagikan 7 Tips Berkendara Saat Hujan
      Zenuar Yoga . 19 Jan, 2026
    • Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
      Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
      Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
    • Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
      Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
      Zenuar Yoga . 20 Agu, 2025
    • Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
      Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
      Zenuar Yoga . 03 Jul, 2025
    • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
      Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
      Ardiantomi . 04 Des, 2025
    • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
      First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
      Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
    • First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
      First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
      Zenuar Yoga . 10 Nov, 2025
    • Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
      Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
      Ardiantomi . 17 Sep, 2025
    • First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
      First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
      Setyo Adi Nugroho . 16 Sep, 2025