Waduh, BMW S1000RR KW Dijual Cuma Rp 31 jutaan

Moto S450RR

JAKARTA -- Meniru atau menjiplak menjadi cara paling gampang untuk membuat sesatu. Hal ini berlaku di banyak hal termasuk otmotif. Banyak pabrikan yang produknya ditiru dengan harapan bisa ikutan sukses. Seperti yang dilakukan sebuah pabrikan Cina yang meniru sepeda motor keluaran BWM S1000RR. Diberi nama Moto S450RR, motor ini dijual cuma Rp 31 jutaan saja.

Waduh, padahal di situs resmi BMW Motorrad Indonesia, BMW S1000RR dijual Rp 767 juta untuk tipe standar dan Rp 828 M Package, itupun masih harga off the road. Sangat jauh berbeda.

Seperti dilansir dari Visordown, motor yang viral di jagat dunia maya itu memang sekilas mirip dengan superbike kondang asal Jerman. Namun jika diperhatikan secara detail, barulah ketahuan kalau produk ini merupakan plagiat. Salinannya terang-terangan seperti BMW S1000RR, mulai dari desain fairing, skema warna, desain lampu depan, bahkan logo ala-ala BMW yang menempel juga dibuat serupa.

Moto S450RR

Pada fairing diberikan stiriping warna merah-biru khas motor Bavarian, serta stiker RR besar pada bodywork. Pemilihan font disamakan pula dengan superbike Jerman yang asli. Tarikan tegas di bagian muka juga dibuat semirip mungkin, agresif dengan cover yang mengarah ke bawah. Bahkan emblem yang menempel di samping berbentuk bulat dengan kombinasi warna hitam putih biru khas BMW juga sama.

Hebatnya, lampu sudah berteknologi LED, begitu juga dengan sinyal belok. Dipasangkan pula DRL alis yang menyerupai BMW S1000RR. Jika superbike aslinya pakai ram air di antara dua lampu depan, model tiruan memasang perangkat yang tidak jelas fungsinya. Makin aneh lagi saat melihat kaca spionnya yang terintegrasi dengan sein. Bentuknya mirip kepunyaan Yamaha R1M tapi dirinya tegak ke atas, bukan kesamping.

Motor ini memiliki layar TFT full colour, tapi tampak murah karena bentuknya yang kaku. Bahkan seperti perangkat tablet yang menempel di dasbor. Setangnya model clip on dengan material seadanya, terlihat dari warnanya. Agar kesan superbike makin terasa, dibuat jok model terpisah. Kalau motor dari Bayerische Motoren Werke AG pakai beam frame berbahan carbon, dia justru pakai rangka model diamond dengan bagian subframe tertutup cover.

Moto S450RR

Pada bagian buntut atau bodi belakang juga modelnya tak keruan. Desain stoplamp pakai kepunyaan Ninja 250 FI dan sepatbor model menggantung serupa dengan Yamaha MT-25. Bentuk knalpot yang dipasang di samping selaras dengan tubuhnya, dan diberi cover dengan sentuhan ala-ala serat karbon.

Suspensi depan upside down dan monoshock belakang, melengkapi desain motor yang sporty. Perangkat penghenti laju pakai double cakram tipe radial di depan dengan empat kaliper dan single disk belakang dijepit satu kaliper. Masing-masing kabarnya telah dibekali sensor ABS (Anti-lock Breaking System). Meski demikian, wujud piringannya sedikit nyentrik, dibungkus warna kuning yang membuatnya terkesan murah.

Perbedaan paling mencolok tentu saja sektor jantung mekanisnya. Moto S450RR didukung oleh mesin 450 cc, silinder kembar paralel dengan sistem injeksi yang menghasilkan tenaga maksimum 24 Hp pada 6.500 rpm dan torsi puncak 22 Nm di putaran 7.000 rpm.

Moto S450RR

Jika dibanding dengan model aslinya jelas tak bisa disamakan. Jauh. BMW S1000RR menggendong mesin 999 cc, DOHC, 4 silinder segaris, 16 klep dari titanium dan pakai WaterOil Coooled (pendingin cairan dan oli). Power puncak yang ia hasilkan sebesar 207 Hp di 13.500 rpm dan torsi 113 Nm pada 11.000 rpm.

Fitur yang ada padanya juga tidak main-main, ada layar TFT 6,5 inci dengan fitur BMW Connectivity, 7 mode berkendara, DBC (Dynamic Brake Control), untuk menambah efektifas pengereman pada saat panic braking, kendali traksi (DTC) termasuk wheelie control serta DDC (Dynamic Damping Control) yang dapat diatur. (Bgx)

Sumber: Ride Apart, Motosaigon

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Motor dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Suzuki Gelar Victorious Contest, Mengasah Kemampuan Teknisi Sepeda Motor
    Suzuki Gelar Victorious Contest, Mengasah Kemampuan Teknisi Sepeda Motor
    Anjar Leksana . Hari ini
  • 55 Tahun Berkiprah di Indonesia, AHM Menuju Rekor Produksi 100 Juta Unit
    55 Tahun Berkiprah di Indonesia, AHM Menuju Rekor Produksi 100 Juta Unit
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Tanpa Insentif, AHM Racik Jurus Sendiri Buat Gaet Konsumen Motor Listrik
    Tanpa Insentif, AHM Racik Jurus Sendiri Buat Gaet Konsumen Motor Listrik
    Bangkit Jaya Putra . Hari ini
  • Kontroversi di MotoGP, Leg Wings Aprilia Jadi Aksesori RSV4
    Kontroversi di MotoGP, Leg Wings Aprilia Jadi Aksesori RSV4
    Zenuar Yoga . 24 Feb, 2026
  • Mengenal Kecanggihan Sistem AMT QJMotor SRK 250 RA, Begini Cara Kerjanya
    Mengenal Kecanggihan Sistem AMT QJMotor SRK 250 RA, Begini Cara Kerjanya
    Zenuar Yoga . 24 Feb, 2026
  • Kenal Lebih Dekat QJMotor SRK 250 RA, Motor Sport Tanpa Kopling
    Kenal Lebih Dekat QJMotor SRK 250 RA, Motor Sport Tanpa Kopling
    Zenuar Yoga . 24 Feb, 2026
  • Komparasi QJMotor Tourino 250 DX vs Suzuki V-Strom 250SX: Duel Motor Adventure 250 cc, Pilih Mana?
    Komparasi QJMotor Tourino 250 DX vs Suzuki V-Strom 250SX: Duel Motor Adventure 250 cc, Pilih Mana?
    Zenuar Yoga . 23 Feb, 2026
  • Intip Spesifikasi QJMotor Tourino 250 DX, Motor Touring dengan Harga Kompetitif
    Intip Spesifikasi QJMotor Tourino 250 DX, Motor Touring dengan Harga Kompetitif
    Zenuar Yoga . 23 Feb, 2026
  • Royal Enfield Bear 650 vs Aprilia Tuareg 660: Klasik Retro atau Adventure Modern Futuristik?
    Royal Enfield Bear 650 vs Aprilia Tuareg 660: Klasik Retro atau Adventure Modern Futuristik?
    Zenuar Yoga . 21 Feb, 2026
  • Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
    Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
    Zenuar Yoga . 13 Feb, 2026
  • Safety Riding di Bulan Ramadan, Ini 5 Tips Aman Berkendara Motor Sambil Berpuasa
    Safety Riding di Bulan Ramadan, Ini 5 Tips Aman Berkendara Motor Sambil Berpuasa
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Waspada Jalan Basah! Yamaha Bagikan 7 Tips Berkendara Saat Hujan
    Waspada Jalan Basah! Yamaha Bagikan 7 Tips Berkendara Saat Hujan
    Zenuar Yoga . 19 Jan, 2026
  • Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Zenuar Yoga . 20 Agu, 2025
  • Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Zenuar Yoga . 03 Jul, 2025
  • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Ardiantomi . 04 Des, 2025
  • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
  • First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    Zenuar Yoga . 10 Nov, 2025
  • Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Ardiantomi . 17 Sep, 2025
  • First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    Setyo Adi Nugroho . 16 Sep, 2025