Deretan Nama Mobil yang Paling Pas Sesuai Karakternya

VW Beetle

Sebelumnya kami telah menampilkan deretan mobil dengan nama yang tidak lumrah. Bahkan cenderung membingungkan. Di bawah ini kebalikannya. Mobil-mobil berikut punya nama yang sesuai dengan karakternya.

Jujur, ‘orang dulu’ lebih kreatif memilih nama ketimbang harus memakai huruf dan angka macam sekarang. Meski pasti saja ada cerita lucu dan kepolosan di balik penamaan itu.

Ford Mustang

Ford-Mustang-Shelby-GT500-front-panel

Saat Ford memulai proyek mobil sport untuk meredam laju kompetitor, nama Mustang dipilih oleh para desainer. Sebetulnya ini diambil untuk menghormati pesawat kampiun perang dunia kedua, P 51 Mustang. Pesawatnya lincah, bertenaga dan mematikan. Pas dengan mobil yang mau dibuat.

Tapi saat presentasi, para jajaran bos Ford gagal paham dari mana asal nama Mustang, termasuk tim pemasarannya. Mereka beranggapan Mustang diambil dari kuda liar yang gagah dan mampu berlari kencang di padang rumput Amerika. Meski beda, tapi untungnya sama-sama berasumsi positif. Langsung disetujui dan Ford Mustang jadi mobil legendaris yang melahirkan kelas baru, Pony Cars. Sampai sekarang mobil ini masih berjaya dengan turunannya.

Citroen DS

Citroen DS

Citroen memperkenalkan DS di era 1950-an. Semua terpukau dengan bentuknya yang aduhai. Lekukan bodi pas bagaikan dewi kayangan. Belum lagi di balik keindahan desain terpasang teknologi maju diambil langsung dari industri aviasi. Menghasilkan salah satu mobil dengan terobosan engineering terbaik saat itu. Nyaman, mewah, pengendalian mumpuni.

Lalu, kenapa namanya hanya dua huruf? DS itu singkatan dari apa ya? Itu bukan singkatan. Tapi permainan kata déesse, yang artinya goddess, atau dewi. Pas, kan? Sekarang DS jadi merek sendiri di bawah kelompok usaha PSA Peugeot-Citroen, dengan produk yang mewah.

Dodge Viper

Dodge Viper

Nama Viper diberikan oleh desainer legendaris Giorgetto Giugiaro. Tentu perancang mobil ini tidak asing. Banyak mobil eksotis yang lahir dari buah pikirnya. Ferrari 250 GT Berlinetta, Alfa Romeo Giulia GT, bahkan VW Golf Mk1 adalah hasil guratan orang Italia itu. Tapi Dodge Viper bukan bikinan dia.

Tom Gale, desainer andalan Dodge dan Plymouth diberikan tugas untuk mendesain mobil yang terinspirasi dari ketangguhan Shelby Cobra. Hasilnya keluar dengan spesifikasi jempolan. Mesin V10, suara menggelegar dan sebagainya, tinggal soal nama. Gale lantas mengerjakan proyek lain dan kebetulan makan malam di Italia. Ditemani Giugiaro. “Kira-kira nama apa yang pas untuk mobil yang diinspirasi dari Cobra? Apa bahasa Italianya ular?” Begitu pertanyaan kepada Giugiaro. Dijawab, “Vipera.” Nah.

Baca Juga: Deretan Mobil dengan Nama Tidak Jelas

VW Beetle

VW Beetle

Sebelum terkenal dengan nama Beetle, atau VW Kodok kalau di Indonesia, mobil ini punya nama yang kaku, VW Type 1. Versi MPV (Combi) disebut Type 2 dan seterusnya. Meski tidak ada yang tahu pasti dari mana kata Beetle ini muncul, tapi kemungkinan paling dekat adalah dari Inggris. Tahun 1950an, John Colborne-Baber, pemilik diler VW pertama di Inggris menggunakan VW Type 1 untuk keperluan harian. Saat menjemput anaknya di sekolah, teman-teman sang anak menganggap mobilnya lucu seperti kumbang (Beetle). Setelah itu, julukan Beetle muncul di brosur-brosur VW di Inggris.

Tidak lama, di Jerman juga muncul brosur Der Kafer, bahasa Jerman untuk Beetle. Tahun 1968, untuk menghindari kesulitan identifikasi karena produk yang makin beragam, VW secara resmi memberikan nama Beetle.

Triumph Spitfire

Triumph spitfire

Seperti Ford Mustang, nama Spitfire untuk mobil sport Inggris ini diambil dari nama pesawat tempur perang dunia kedua yang sukses. Inilah pesawat yang menahan gempuran angkatan udara Jerman di selat Inggris saat hendak menyerang London. Spitfire menunjukkan kesan lincah, bertenaga dan sulit dikalahkan. Cocok dengan karakter mobil compact, ringan, bertenaga dan lincah.

Meski Triumph mengeluarkan versi lebih besar dan bertenaga bernama TR6, tapi dari nama dan citranya yang terakhir itu kalah populer. Nama Triumph Spitfire lebih menggugah secara emosional sekaligus menarik perhatian ketimbang deretan huruf dan angka. Makanya, sang Spitfire lebih disukai kolektor mobil sport klasik.

Lexus

Lexus LS400

Untuk yang satu ini tidak akan dibahas produknya. Tapi nama itu sendiri. Tidak ada yang paham apa arti kata ‘Lexus’ selain menggambarkan mewah dan mahal. Ada selentingan, ini singkatan dari Luxury EXport for the US.

Masuk akal. Karena awalnya Toyota sebagai induk hanya menargetkan pasar mobil mewah Amerika Serikat. Senjatanya harga lebih murah daripada mobil bikinan Eropa dengan kemewahan setara. Dan seperti kita tahu, itulah karakteristik sebuah Lexus. Mewah, canggih, nyaman meski sekarang harganya sudah sama seperti barang Eropa.

Lucunya, mereka sempat mendapat halangan bukan dari produsen otomotif lain, tapi dari perusahaan penyedia bank data (database) bernama LexisNexis. Mereka keberatan dengan nama Lexus karena kalau dilafalkan mirip kalau diucap sama orang sana. Untung, pengadilan Amerika Serikat mengizinkan pabrikan Jepang itu tetap menggunakan namanya. (Ind/Odi)

Baca Juga: Apa Itu Bahasa Desain dan Kenapa Jadi Sangat Penting bagi Pabrikan Mobil?

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Paket Modifikasi Ini Sulap GWM Tank 300 Jadi Segagah G-Class Brabus
    Paket Modifikasi Ini Sulap GWM Tank 300 Jadi Segagah G-Class Brabus
    Muhammad Hafid . Hari ini
  • Daihatsu Pertahankan Posisi Ke-2 Penjualan Nasional, Segini Total Penjualannya
    Daihatsu Pertahankan Posisi Ke-2 Penjualan Nasional, Segini Total Penjualannya
    Anjar Leksana . Hari ini
  • 25 Tahun di Indonesia, Kia Hadirkan Transformasi Otomotif
    25 Tahun di Indonesia, Kia Hadirkan Transformasi Otomotif
    Setyo Adi . 12 Jan, 2026
  • Sejarah Pabrik Toyota Indonesia di Karawang, Dari Plant 1 hingga Produksi Mesin Hybrid
    Sejarah Pabrik Toyota Indonesia di Karawang, Dari Plant 1 hingga Produksi Mesin Hybrid
    Muhammad Hafid . 12 Jan, 2026
  • Pilih Hyundai Stargazer Cartenz X Sebagai Mobil Keluarga, Ini 5 Keunggulannya
    Pilih Hyundai Stargazer Cartenz X Sebagai Mobil Keluarga, Ini 5 Keunggulannya
    Editorial . 12 Jan, 2026

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Toyota Bangun Fondasi Elektrifikasi Lewat Produksi Lokal Baterai Hybrid
    Toyota Bangun Fondasi Elektrifikasi Lewat Produksi Lokal Baterai Hybrid
    Muhammad Hafid . 12 Jan, 2026
  • Era Baru Baterai Dimulai: Pabrik Liquid-Solid State Pertama Cina Mulai Produksi Massal
    Era Baru Baterai Dimulai: Pabrik Liquid-Solid State Pertama Cina Mulai Produksi Massal
    Muhammad Hafid . 12 Jan, 2026
  • ID42NER Jajal Ketangguhan Toyota Fortuner Lewat Touring “Discover Borneo Island”
    ID42NER Jajal Ketangguhan Toyota Fortuner Lewat Touring “Discover Borneo Island”
    Ardiantomi . 12 Jan, 2026
  • GAC Group Raih Sertifikasi Keamanan Data Kendaraan Pertama di Tiongkok
    GAC Group Raih Sertifikasi Keamanan Data Kendaraan Pertama di Tiongkok
    Setyo Adi Nugroho . 12 Jan, 2026
  • GWM Tank 300 Disulap Jadi Brabus G63, Tampilan Sultan dengan Biaya Lebih Masuk Akal
    GWM Tank 300 Disulap Jadi Brabus G63, Tampilan Sultan dengan Biaya Lebih Masuk Akal
    Muhammad Hafid . 12 Jan, 2026
  • Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Setyo Adi Nugroho . 08 Jan, 2026
  • 5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Setyo Adi Nugroho . 02 Jan, 2026
  • Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Muhammad Hafid . 02 Jan, 2026
  • Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Setyo Adi Nugroho . 24 Des, 2025
  • Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Anjar Leksana . 24 Des, 2025
  • Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Setyo Adi Nugroho . 19 Des, 2025
  • Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Setyo Adi Nugroho . 25 Okt, 2025
  • Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Setyo Adi Nugroho . 16 Okt, 2025
  • Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Setyo Adi Nugroho . 07 Jan, 2026
  • Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Wahyu Hariantono . 04 Des, 2025
  • Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Ardiantomi . 20 Nov, 2025