Cerita Sukses Pabrikan Mobil, Usaha Tak Mengkhianati Hasil

Mitsubishi Model A

Tidak semua berawal dari kesuksesan seperti yang terlihat saat ini. Contohnya, team principal Mercedes-AMG di balapan F1, Toto Wolf, hidupnya pernah susah. Ia pernah jualan lilin, membagikan flyer di pinggir jalanan Austria sebelum sukses dengan kekayaan lebih dari 300 juta poundsterling. Hal sama juga berlaku buat pabrik mobil.

Tidak semua langsung ‘nyebur’ bikin mobil. Ada yang mulai dari bikin payung, pembuat alat pemintal, kulkas bahkan tukang bikin busa. Tapi semua punya benang merah: Kejelian, kesempatan dan kegigihan membuat mereka sukses di usaha otomotif. Kita mulai dari sang pembuat payung dulu.

 

Peugeot

Armand Peugeot Armand Peugeot

Tidak cuma payung, berdiri 26 September 1810 Peugeot memiliki usaha pembuatan barang yang berbahan mentah metal. Ada alat gilingan kopi, gergaji dan yang paling terkenal, sepeda. Kemudian era otomotif dimulai. Berbekal pengetahuan soal besi, Armand Peugeot, sang pendiri mengintip peluang di bidang baru itu setelah berbincang dengan Gottlieb Daimler. Mobil pertama mereka bertenaga uap dengan tiga roda. Muncul pertama di acara World Fair tahun 1889 di Paris. Kini, Peugeot adalah produsen otomotif tertua kedua di dunia yang masih beroperasi. Dan, perusahaan otomotif tertua di dunia dengan usia 211 tahun.

 

Toyota

Sakichi Toyoda Sakichi Toyoda

Sebelum dikenal sebagai pembuat mobil harian yang reliable seperti sekarang, Toyota tidak punya latar belakang otomotif. Sakichi Toyoda mendirikan perusahaan ini untuk membuat mesin tenun. Bukan yang biasa, tapi mesin tenun otomatis yang bisa mendeteksi kalau ada proses yang salah. Kreasi Sakichi ini kemudian mendunia. Baru sembilan tahun kemudian, Kiichiro Toyoda, anaknya, membuat divisi otomotif. Modalnya didapat setelah mereka menjual paten mesin tenun kepada Platt Brothers dari Inggris. Mobil pertamanya adalah sedan Toyota AA. Sukses dengan mobil itu membuat Toyota fokus di dunia otomotif dan jadi raksasa seperti sekarang.

Baca Juga: Dari Film Sampai Mobil Perang, Inilah 4 Land Rover Paling Unik

 

Geely

Geely Lotus Lotus Evija

Raksasa otomotif Cina ini juga bukan main usahanya. Geely Automobile Holdings Ltd adalah bagian dari Zhejiang Geely Holding Group Co., Ltd. Didirikan oleh Li Shufu tahun 1986, awalnya ia hanya membuat kulkas. Modalnya pun pinjam dari saudara sendiri. Sukses berkat harga jualnya yang murah. Ia lantas mulai merambah otomotif. Dimulai dari roda dua tahun 1990an. Mobil pertama hadir dalam bentuk prototype. Namanya tidak jelas. Begitu juga bentuknya. Basisnya adalah Hongqi, produk FAW berdasarkan lisensi dari Audi 100. Kemudian oleh Shufu, diubah bentuk jadi mirip Mercedes-Benz E-Class generasi W210. Meski cuma jadi prototipe dan banyak dianggap miring, tapi dari situlah Shufu bisa mengarahkan bisnisnya jadi raksasa seperti sekarang. Ingat, Volvo, Lotus, Proton, Smart Automobile, Benelli hingga London Electric Vehicle Company (LEVC) dimiliki oleh Geely.

 

Mazda

Mazda Go Mazda Go

Didirikan oleh Jujiro Matsuda dengan nama Toyo Kogyo tahun 1920 di Hiroshima, Jepang. Perusahaan ini membuat gabus. Ya, gabus. Karena gigih, ia merambah industri lain seperti peralatan pengeboran, lampu hingga permesinan dan sempat juga membuat senapan saat perang dunia kedua. Lalu tahun 1931, Matsuda mencoba peruntungan dengan membuat kendaraan angkut ringan tiga roda bernama Mazda Go. Sukses, nama perusahaan pun berganti dan kini jadi salah satu produsen mobil premium Jepang dengan desain dan kemampuan yang hebat.

 

Mitsubishi

Yataro Iwasaki Yataro Iwasaki

Percaya atau tidak, Mitsubishi awalnya didirikan tahun 1870 sebagai perusahaan perkapalan oleh Yataro Iwasaki. Mereka mengakomodir ekspor dari Jepang ke negara-negara barat. Namanya pun bukan Mitsubishi tapi Tsukumo Shokai. Usahanya dari hulu sampai ke hilir. Untuk mengakomodir keperluan batubara sebagai bahan bakar kapal, ia mendirikan usaha tambang. Tidak lama, kapal yang ia miliki perlu perbaikan. Pria kumis tebal ini mendekati pemerintah untuk membeli galangan milik negara. Sukses, memenuhi keperluan besi untuk material kapal, ia bikin perusahaan bijih besi. Tidak lupa, perusahaan asuransi untuk jaminan muatannya. Lama-lama berkembang jadi pembuat pesawat dan mobil. Mitsubishi Model A, kendaraan roda empat untuk penumpang pertama kali diperkenalkan tahun 1917. Inilah mobil penumpang pertama yang dibuat oleh pabrikan Jepang.

 

Lamborghini

Ferruccio-Lamborghini-1 Ferruccio Lamborghini

Yang suka mobil kencang pasti paham. Mobil Lamborghini adalah proyek sakit hati Ferruccio Lamborghini terhadap Enzo Ferrari. Yang belum tahu, Ferruccio Lamborghini adalah pembuat traktor yang sukses. Kesuksesannya mendorong keinginan untuk membeli Ferrari 250 GTO. Karena paham teknis, ia merasa ada yang salah dengan kopling mobil sport itu. Ia lantas menemui El Comandante, Enzo Ferrari untuk memberikan masukan. Hasilnya, ia diusir oleh Ferrari dan disuruh, “Sudahlah. Kamu bikin traktor saja.” Nah, sejak itu lahirlah mobil-mobil berperforma yang indah dilihat dengan titel Lamborghini. (Ddn/Odi)

 

Baca Juga: Mobil Legendaris yang Terlahir dari Pabrikan Mainstream

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Mobil Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Begini Strategi Toyota Indonesia Menjaga Ekspor Stabil dan Efisien
    Begini Strategi Toyota Indonesia Menjaga Ekspor Stabil dan Efisien
    Muhammad Hafid . 08 Jan, 2026
  • Presiden Korsel Akui Keunggulan Industri Otomotif Cina, Buka Peluang Kolaborasi
    Presiden Korsel Akui Keunggulan Industri Otomotif Cina, Buka Peluang Kolaborasi
    Muhammad Hafid . 08 Jan, 2026
  • Merek Semakin Dikenal, Penjualan Global Jetour Tembus 622.590 Unit di 2025
    Merek Semakin Dikenal, Penjualan Global Jetour Tembus 622.590 Unit di 2025
    Anjar Leksana . 08 Jan, 2026
  • Wrap Station Perkenalkan Vision Tunnel, Inspeksi Kualitas PPF Lebih Presisi Manfaatkan AI
    Wrap Station Perkenalkan Vision Tunnel, Inspeksi Kualitas PPF Lebih Presisi Manfaatkan AI
    Wahyu Hariantono . 08 Jan, 2026
  • Xpeng Manfaatkan AI Untuk Maksimalkan Kenyamanan di G7 EREV
    Xpeng Manfaatkan AI Untuk Maksimalkan Kenyamanan di G7 EREV
    Muhammad Hafid . 08 Jan, 2026

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Mengenal Fasilitas Produksi Toyota Motor Manufacturing Indonesia
    Mengenal Fasilitas Produksi Toyota Motor Manufacturing Indonesia
    Muhammad Hafid . 08 Jan, 2026
  • Simulasi Kredit New Hyundai Creta Alpha 2026: Cicilan Mulai Rp10 Jutaan
    Simulasi Kredit New Hyundai Creta Alpha 2026: Cicilan Mulai Rp10 Jutaan
    Bangkit Jaya Putra . 08 Jan, 2026
  • Ford Resmikan Layanan 2S di Bekasi, Hadirkan Layanan Servis dan Suku Cadang Resmi
    Ford Resmikan Layanan 2S di Bekasi, Hadirkan Layanan Servis dan Suku Cadang Resmi
    Zenuar Yoga . 08 Jan, 2026
  • Presiden Korea Selatan Akui Dominasi Cina, Dorong Kolaborasi Baru Industri Otomotif
    Presiden Korea Selatan Akui Dominasi Cina, Dorong Kolaborasi Baru Industri Otomotif
    Muhammad Hafid . 07 Jan, 2026
  • Chery Optimistis Tiggo Cross Bisa Gaet Konsumen LCGC
    Chery Optimistis Tiggo Cross Bisa Gaet Konsumen LCGC
    Bangkit Jaya Putra . 07 Jan, 2026
  • Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
    Setyo Adi Nugroho . 08 Jan, 2026
  • 5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    Mengenal Fitur Regenerative Braking System di All New Hyundai Kona Electric
    OTO . 05 Jan, 2026
  • Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Tawaran Keunggulan Lepas L8, Dari Baterai sampai Prosesor
    Setyo Adi Nugroho . 02 Jan, 2026
  • Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Ford Everest Titanium: Analisis Spesifikasi, Fitur, dan Posisi di Segmen SUV Premium
    Muhammad Hafid . 02 Jan, 2026
  • Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Cara Mengoptimalkan EV untuk Perjalanan Keluarga
    Setyo Adi Nugroho . 24 Des, 2025
  • Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Kondisi Ban Mobil Jadi Hal Penting saat Perjalanan Mudik Nataru Musim Hujan
    Anjar Leksana . 24 Des, 2025
  • Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Jelang Libur Akhir Tahun, Simak Tips Maksimalkan Bepergian dengan Mobil Hibrida
    Setyo Adi Nugroho . 19 Des, 2025
  • Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Beberapa Langkah Perawatan Aki di Kendaraan Elektrifikasi
    Setyo Adi Nugroho . 25 Okt, 2025
  • Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Memasuki Musim Hujan, Waspada Risiko Aquaplaning Saat Berkendara
    Setyo Adi Nugroho . 16 Okt, 2025
  • Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
    Setyo Adi Nugroho . 07 Jan, 2026
  • Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line & GLB 200 AMG Line: Dua SUV Kompak, Dua Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Test Drive Mercedes-Benz NGCC: A 200 Progressive Line dan CLA 200 AMG Line, Compact Car Premium dengan Karakter Berbeda
    Muhammad Hafid . 29 Des, 2025
  • Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Test Drive Bentley Continental GT PHEV: Grand Tourer Atletis Memasuki Era Elektrifikasi
    Wahyu Hariantono . 04 Des, 2025
  • Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Test Drive Wuling Darion PHEV: MPV Keluarga Irit, Bisa Tempuh 1.200 Km Tanpa Isi Ulang!
    Ardiantomi . 20 Nov, 2025