Varian anyar Toyota Alphard XE bermesin bensin dan hybrid sempat tampil di panggung Indonesia International Motor Show 2026 bulan lalu. Kehadirannya tetap menempatkan sebagai MPV mewah kelas atas. Ragam perangkat kenyamanan masih menjadi daya tarik utama, memberi nuansa hospitality sekaligus kemewahan sejak pintu dibuka. Secara tampilan luar tak banyak berubah dari trim lain, hanya saja tipe ini memakai pelek 17 inci single tone (silver) dengan balutan ban berprofil 225/65.

Langkah ini diambil Toyota Astra Motor untuk membuka peluang lebih luas bagi konsumen yang ingin mencicipi teknologi hybrid tanpa harus meninggalkan citra gaya hidup premium. Dengan kata lain, akses terhadap kenyamanan dan pengalaman berkendara berkelas dibuat semakin lebar. Untuk pilihan warna tersedia Black dan Platinum White Pearl. New Alphard XE gasoline dipasarkan Rp1,288 miliar, sementara XE Hybrid EV dibanderol Rp1,388 miliar on the road Jakarta.
Penyegaran juga diberikan pada lini Alphard dan Toyota Vellfire. Kini New Alphard gasoline maupun HEV, serta New Vellfire Hybrid EV dibekali side step elektrik guna memudahkan penumpang naik dan turun—terutama bagi lansia maupun anak-anak. Perangkat ini otomatis keluar menjadi pijakan pertama saat pintu geser dibuka. Khusus Vellfire, fitur rear seat entertainment tetap dipertahankan untuk menjaga kenyamanan penumpang di baris belakang.
Kehadiran tiga model baru hybrid EV ini digadang sebagai komitmen Toyota dalam menyediakan pilihan kendaraan HEV semakin beragam dan mudah dijangkau. Sehingga konsumen dapat memilih solusi mobilitas sesuai dengan kebutuhan masing-masing. “Sebagai mobility company yang telah menemani masyarakat selama 55 tahun. Kami berkomitmen untuk menawarkan solusi mobilitas yang memberikan peace of mind dari generasi ke generasi. Melalui perluasan line-up HEV semakin lengkap. Kami ingin memastikan teknologi elektrifikasi ramah lingkungan dapat diakses oleh lebih banyak keluarga Indonesia. Bahkan tanpa mengubah kebiasaan berkendara dan mengorbankan kenyamanan,” ungkap Takuya Yokohama, President Director PT Toyota Astra Motor (TAM).
Strategi Multi-Pathway dijalankan guna melengkapi jajaran carbon neutral vehicle Toyota. Untuk model New Alphard 2.5 XE Hybrid, menggunakan enjin berkode A25A-FXS 2.487 cc 4-silinder bertenaga 140 kW (190 PS) pada 6.000 rpm. Kemudian torsi puncak didapat 239 Nm di 4.300–4.500 rpm. Mesin ini menggunakan teknologi yang diklaim mereduksi ukuran dan berat agar semakin bertenaga dan hemat bensin. Transfer tenaga lewat transmisi CVT ke roda depan. Lalu Alphard tipe 2.5 XE tetap dilengkapi mesin bensin 2AR-FE 2.494 cc 4-silinder bertenaga 134 kW (182 PS) pada 6.000 rpm dan torsi 235 Nm di 4.100 rpm. Opsi transmisi sama, via CVT ke roda depan.
ADAS atau Toyota Safety Sense (TSS) 3.0 menjadi standar di All New Alphard XE bensin dan hybrid. Ini menjadi bentuk perlindungan kepada pengemudi dan membantu mencegah kecelakaan sedini mungkin. Amsal, terpasang Pre Collision System (PCS) guna memproteksi mobil menabrak dari belakang. Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan di jalan tol. Lane Departure Assist (LDA) mencegah mobil secara tidak sengaja meninggalkan lajurnya.
Lanjut ada Lane Tracing Assist (LTA) membantu mobil supaya tetap berada di tengah lajur. Adaptive High Beam (AHB) akan menyalakan lampu jauh (high beam) secara otomatis dan beradaptasi ketika ada kendaraan lain di depan saat malam hari. Kemudian paling baru, yakni Driver Monitoring System (DMS) supaya menjaga kewaspadaan pengemudi dari risiko mengantuk saat membawa mobil.

Panel instrumen di balik kemudi New Alphard XE berukuran 12,3 inch Full TFT dan Head Up Display (HUD) di atasnya. Kemudian terpasang 14 inch High Grade Audio Monitor di tengah dasbor, wireless charger dan electrostatic switch di kemudi di semua tipe. Fitur kenyamanan lain berupa Digital Video Recorder (HEV). Tipe 2.5 HEV mendapatkan paddle shift, Detachable Smartphone-like Remote Control, leather seat. Sedangkan, trim 2.5 XE bensin disematkan Captain Seat with Large Headrest and Electric Power. Jok tipe bawah ini dibungkus synthetic leather.
Fasilitas kenyamanan bangku tengah menjadi prioritas pengembangan. Kendaraan dapat digunakan sebagai super-luxury mobile office atau private room nyaman. Dengan perhatian detail, jok didesain ulang guna memenuhi kebutuhan di atas. Kemudian dilakukan pembenahan, seperti memasang penyangga cushion frame di alas bangku. Terakhir, terpasang anti-vibration rubber bush supaya getaran dan noise tidak diteruskan ke tubuh penumpang. (ALX)
Baca Juga:
Laba Bisnis Otomotif Astra 2025 Turun Tipis, Tapi Masih Cuan Rp11,356 Triliun
Kinerja Ekspor Mobil Toyota Indonesia Naik 8 Persen pada 2025