Ini Keistimewaan Triumph Tiger 900 Terbaru yang Perlu Anda Ketahui

HINKLEY, 6 Desember 2019 - Pada bulan November silam, Triumph merilis video teaser Tiger 900 berdurasi 18 detik saja. Meski singkat, sontak video itu menggoda iman kami. Otak kami berputar kencang dan benak kami bertanya-tanya seperti apa sosoknya, bagaimana spesifikasinya, hingga sedahsyat apa performanya. Bagi kami, dibutuhkan sekadar motor baru untuk menggantikan Triumph Tiger generasi sebelumnya. Mengapa? Karena racikan Triumph untuk Tiger sudah sangat mewakili ekspektasi pencari motor petualangan berkapasitas 800-an cc; motornya ringan, fiturnya menarik, dan value for money-nya numero uno. Jadi, jika Triumph ngotot membuat Tiger generasi baru so it’s better be good, atau semua yang dibangun Triumph sejak meluncurkan Tiger pertama kali pada tahun 2010 akan hancur. Mari kita cari tahu apa sih yang ditawarkan Tiger 900? Di sektor mesin, Tiger terbaru menggunakan mesin tiga silinder, 900 cc. Menariknya, firing order (urutan pembakaran pada mesin dengan lebih dari satu silinder) mesin baru ini -1-3-2- yang menurut Triumph membuat motor lebih responsif. Hasilnya, performa mesin baru ini naik 9% menjadi 93 hp pada 8.750 rpm. Torsinya naik 10% menjadi 87Nm pada 7.250rpm.
Tiger GT Pro
Guna meneguhkan posisi Triumph Tiger terbaru di segmen motor adventure kelas menengah, sekarang mereka menghadirkan sistem ABS dan kontrol traksi (dikontrol IMU) yang dikembangkan Continental, pada GT, GT Pro, varian Rally dan Rally Pro. Seperti Tiger yang lama, Tiger 900 yang baru dibekali sejumlah mode pengendaraan yang menyesuaikan peta throttle, ABS, dan pengaturan kontrol traksi untuk mendapatkan performa dan kontrol yang optimal. Untuk Tiger 900 Rally Pro, mode pengendaraan yang tersedia adalah Rain, Road, Sport, Off-Road, Rider configurable dan Off-Road Pro. Tiger 900 GT Pro: Rain, Road, Sport, Off-Road & Rider configurable & Off-Road Pro. Sementara Tiger 900 Rally dan Tiger 900 GT menyediakan Rain, Road, Sport & Off-Road. Khusus Tiger 900 tersedia: Rain & Road saja. Model GT, GT Pro, Rally dan Rally Pro juga dilengkapi dengan berbagai fitur kenyamanan seperti cruise control, dan heated grip. Model GT Pro dan Rally Pro spesifikasi atas juga mendapatkan jok berpemanas, dan sistem pemantauan tekanan ban sebagai fitur standar.
Rally Pro
Tiger 900 entry level sekarang dilengkapi dengan layar informasi TFT 5 inci, sementara model di atasnya menggunakan layar berukuran 7 inci. Triumph mengklaim bahwa sistem ini akan siap digunakan dengan sistem konektivitas My Triumph Bluetooth - memungkinkan kontrol telepon handsfree, pemilihan musik MP3 dan navigasi pada versi GT Pro dan Rally Pro. Mesinnya didudukkan pada rangka trellis baru. Rangka ini diklaim lebih ringan karena menggunakan subframe model bolt-on alumunium. Melengkapinya, pada varian entry level, suspensi depan menggunakan USD berdiameter 45 mm (non-adjustable) dan  preload-adjustable monoshock di belakang. The GT and GT Pro, menggunakan garpu depan USD 45 mm dengan pengaturan kompresi dan rebound. Suspensi belakangnya juga dapat diatur preload dan rebound-nya. Jarak main suspensi depan itu mencapai 18 0mm , sementara suspensi belakang memiliki travel 170 mm. Rally dan Rally Pro mendapatkan suspensi Showa 45 mm yang dapat disesuaikan. Travelnya mencapai 240 mm di depan dan 230 mm di belakang. Sementara untuk pengeremannya menggunakan Brembo Stylema dengan kaliper empat piston dengan diameter 320 mm di depan serta kaliper 1 piston dengan cakram 255 mm di belakang. Versi GT dan Rally mendapatkan pengaturan yang sama namun dengan tambahan cornering ABS. Bannya menggunakan ukuran 19 inci di depan dan 17 inci di belakang. Sementara Rally dan Rally Pro memakai velg jari-jari berukuran 21 inci di depan. REZA ERLANGGA [gallery link="file" size="medium" td_select_gallery_slide="slide" ids="40642,40645,40644,40643,40641">  

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Unggulan

Artikel Motor dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • AISI Ungkap Opsen Pajak Jadi Tantangan Pasar Sepeda Motor periode 2026
    AISI Ungkap Opsen Pajak Jadi Tantangan Pasar Sepeda Motor periode 2026
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Ofero Indonesia Luncurkan Motor Listrik Stareer 5 Lit, Harga Rp11 Jutaan
    Ofero Indonesia Luncurkan Motor Listrik Stareer 5 Lit, Harga Rp11 Jutaan
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Cocok untuk Bertualang, Motor Cina Ini Menjadi Basis Produk BMW F 900 GS
    Cocok untuk Bertualang, Motor Cina Ini Menjadi Basis Produk BMW F 900 GS
    Anjar Leksana . 08 Jan, 2026
  • Beli Kredit WMoto Porter 125 Bisa Dicicil Mulai Rp500 Ribuan Sebulan
    Beli Kredit WMoto Porter 125 Bisa Dicicil Mulai Rp500 Ribuan Sebulan
    Anjar Leksana . 08 Jan, 2026
  • Update Harga Motor Suzuki Januari 2026: Access 125 dan Satria Pro Jadi Andalan
    Update Harga Motor Suzuki Januari 2026: Access 125 dan Satria Pro Jadi Andalan
    Zenuar Yoga . 05 Jan, 2026
  • Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
    Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Kawasaki W175 Street vs Yamaha XSR155: Pilih Retro Autentik atau Klasik Modern?
    Kawasaki W175 Street vs Yamaha XSR155: Pilih Retro Autentik atau Klasik Modern?
    Zenuar Yoga . 08 Jan, 2026
  • Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
    Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
    Zenuar Yoga . 07 Jan, 2026
  • Pergeseran Takhta Sang Legenda: Babak Akhir Perjalanan Yamaha Vixion R
    Pergeseran Takhta Sang Legenda: Babak Akhir Perjalanan Yamaha Vixion R
    Zenuar Yoga . 06 Jan, 2026
  • Suzuki Satria Pro vs Honda Sonic 150R: Duel Ayago 150 cc, Siapa Juaranya?
    Suzuki Satria Pro vs Honda Sonic 150R: Duel Ayago 150 cc, Siapa Juaranya?
    Zenuar Yoga . 14 Nov, 2025
  • Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Zenuar Yoga . Hari ini
  • Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Zenuar Yoga . 20 Agu, 2025
  • Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Zenuar Yoga . 03 Jul, 2025
  • Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Bangkit Jaya Putra . 21 Apr, 2025
  • Wajib Lakukan Ini Bila Motor Ditinggal Mudik Lebaran
    Wajib Lakukan Ini Bila Motor Ditinggal Mudik Lebaran
    Zenuar Yoga . 27 Mar, 2025
  • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Ardiantomi . 04 Des, 2025
  • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
  • First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    Zenuar Yoga . 10 Nov, 2025
  • Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Ardiantomi . 17 Sep, 2025
  • First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    Setyo Adi Nugroho . 16 Sep, 2025