Suzuki Burgman 150 resmi meluncur di Kolombia, Amerika Selatan. Skutik gambot ini langsung masuk segmen maxi scooter 150 cc. Ia bakal berhadapan dengan Yamaha NMax serta Honda PCX yang satu level. Suzuki kini mulai menyuguhkan fitur modern dan perangkat keselamatan yang makin komplet. Tampilan juga berubah total. Kalau dilihat sekilas, wajah depannya justru mengingatkan pada moge legendaris Suzuki Hayabusa.
Foto: Suzuki ColombiaKesan itu muncul lewat desain lampu utama berikut DRL. Posisi sorot utama ditempatkan di tengah, sementara daytime running light berada di bagian atas. Bentuknya tajam dan agresif. Sangat berbeda dibanding Burgman versi India yang cenderung sederhana. Secara keseluruhan, bodi Burgman 150 masih mempertahankan karakter khas keluarga Burgman. Dimensi besar dengan garis desain mengalir. Namun kini terlihat lebih proporsional dan modern.
Area dek kaki dibuat luas agar pengendara bisa selonjoran ketika touring. Jok lebar berikut posisi duduk santai membuat karakter berkendaranya terasa nyaman buat pemakaian harian maupun perjalanan jarak menengah. Aura premium juga makin kuat berkat penggunaan lampu full LED di seluruh sektor pencahayaan. Mulai headlamp, sein hingga stop lamp belakang.
Foto: Suzuki ColombiaMasuk ke sektor performa, Suzuki Burgman 150 mengandalkan mesin 149 cc satu silinder. Tenaga maksimal mencapai 14,2 hp atau sekitar 14,4 PS pada 8.500 rpm. Lalu torsi puncak tembus 14,2 Nm di 6.500 rpm. Karakter seperti ini biasanya cocok buat kebutuhan perkotaan. Namun masih nyaman diajak touring ringan karena akselerasi terasa responsif.
Penyaluran tenaga dilakukan lewat transmisi CVT. Suzuki tampaknya ingin menjaga karakter berkendara tetap halus dan santai. Bobot motor berada di angka 145 kg dengan tinggi jok hanya 760 mm. Jadi masih cukup bersahabat buat postur pengendara Asia, termasuk konsumen Indonesia (jika masuk). Tangki bensin berkapasitas 8 liter juga membuatnya lumayan ideal dipakai perjalanan jauh tanpa terlalu sering mampir SPBU.
Foto: Suzuki ColombiaLanjut membahas fitur. Suzuki kini menyodorkan sistem keyless supaya proses menghidupkan mesin lebih praktis tanpa anak kunci konvensional. Kemudian tersedia USB Type-C guna menunjang pengisian daya smartphone selama perjalanan. Panel instrumen sekarang memakai layar TFT penuh. Tampilan jadi jauh lebih modern dibanding model analog biasa. Informasi kendaraan pun terlihat lebih jelas ketika riding malam hari atau dalam kondisi cahaya redup. Area bagasi juga dibuat cukup lega untuk menyimpan barang bawaan maupun perlengkapan berkendara harian.
Nah, bagian paling menarik ada di sektor keselamatan. Suzuki mulai membekali Burgman 150 dengan traction control. Teknologi ini membantu menjaga traksi roda belakang ketika melintasi jalan licin atau saat bukaan gas terlalu agresif. Tapi fitur ini hanya tersedia pada tipe tertinggi.
Kemudian sistem pengereman sudah memakai ABS dual channel. Artinya fitur anti-lock braking tersedia di roda depan dan belakang. Jadi kontrol pengereman ketika panic braking terasa lebih aman dan stabil. Terutama saat kondisi jalan basah maupun hujan deras. Pelek 14 inci ikut dipasang demi menjaga keseimbangan antara stabilitas dan kenyamanan berkendara. Kombinasi roda besar berikut bodi panjang memang jadi salah satu karakter utama maxi scooter touring.
Foto: Suzuki ColombiaJika melihat paket keseluruhannya, Suzuki Burgman 150 bukan sekadar skutik harian biasa. Mereka mulai menyasar konsumen yang menginginkan motor nyaman, fitur komplet dan punya aura premium. Menariknya lagi, traction control serta ABS dual channel kini mulai turun ke kelas skutik 150 cc. Jadi persaingan maxi scooter bakal semakin panas. Apalagi debut perdana dilakukan di Kolombia, salah satu pasar roda dua terbesar di Amerika Selatan. Semoga Suzuki Indonesia tertarik membawa model serupa ke Tanah Air. (ALX)
Baca Juga:
Toyota Siapkan Skuter Hydrogen Berbasis Platform Suzuki Burgman
Suzuki V-Strom 160 Resmi Meluncur di Filipina
TVS Indonesia Sediakan Warna Baru Callisto 125, Harga Tetap Rp20 Jutaan