Kelebihan Ducati Street Fighter V4 untuk Melawan Kawasaki Z H2

BOLOGNA, 24 Oktober 2019 - Setelah berbulan-bulan menunggu, akhirnya kabar baik itu datang juga. Ducati akhirnya secara resmi mengumumkan kelahiran Ducati Streetfighter V4. Hypernaked ini hadir dalam dua varian, yakni V4 dan V4 S. Kehadiran keduanya merupakan jawaban Ducati atas tantangan Kawasaki yang baru saja merilis Kawasaki H2 di Tokyo Motor Show. Nah, mari kita ulas apa saja kelebihan Ducati Street Fight ter V4 untuk melawan Kawasaki Z H2. Begini ulasannya. Kelebihan Ducati Street Fighter V4 yang pertama adalah pada mesinnya. Kedua versi Streetfighter V4 baru ini ditenagai oleh mesin Desmosedici Stradale 1.103cc dari V4 Panigale. Pada trim standar, mesin ini menghasilkan 208 hp (153 kW) pada 12.750 rpm, dan torsi 123 Nm pada 11.500 rpm. Seperti yang diharapkan, Ducati telah men-tweak peta bahan bakar dan throttle untuk motor baru, yang ketika disatukan dengan rasio final drive yang lebih pendek (bila dibandingkan dengan Panigale V4 saudara kembarnya) memberikan torsi 10%  lebih besar dari Panigale V4. Bagi mereka yang merasa bahwa tenaga 208 hp yang dihasilkan Streetfighter cukup, tenang, Ducati menawarkan opsi knalpot Akrapovic yang akan meningkatkan daya hingga 220 hp dengan torsi hingga 130 Nm. Kelebihan Ducati Streetfighter V4 yang kedua adalah suspensinya. Streetfighter V4 standar menggunakan Showa Big Piston Forks berdiameter 43 mm. Di bagian belakang, ada peredam kejut Sachs yang sepenuhnya dapat disetel. Peredam kemudi Sachs melengkapi paket front-end. Seperti halnya Panigale V4 dan V4 S, spesifikasi yang lebih tinggi mendapatkan suspensi elektronik Öhlins, peredam kemudi Öhlins, dan velg Marchesini yang ringan. Seperti yang disebutkan di atas, Streetfighter V4 S mendapat garpu depan Öhlins NIX-30 dengan spesifikasi tertinggi, peredam kejut belakang Öhlins TTX36 dan peredam kemudi Öhlins yang dikendalikan secara elektronik. Seperti halnya Panigale V4 S, seluruh sistem suspensi dapat diatur. Sistem ini juga memungkinkan Anda untuk mematikan bantuan elektronik dan menggunakan suspensi dengan cara yang sepenuhnya pasif. Kelebihan Ducati Streetfighter V4 ketiga adalah sayap aerodinamis. Winglets adalah aksesori yang harus dimiliki untuk setiap sepeda motor berkinerja tinggi. Trend ini memang dipopulerkan oleh Ducati di ajang MotoGP. Rupanya, trend itu diteruskan Ducati pada produk massalnya. Hasilnya, Streetfighter memiliki dua set winglet yang oleh Ducati disebut sayap biplan, dan dipasang di setiap sisi panel samping motor. Ducati mengklaim bahwa sayap ini dapat menghasilkan 28 kg downforce pada 267 km/jam. Sayap yang merupakan bantuan dari tim MotoGP Ducati itu juga diklaim membantu mendinginkan mesin, dengan meningkatkan kecepatan aliran air dan oli radiator masing-masing sebesar 2% dan 10%. Kelebihan Ducati Streetfighter V4 yang keempat terletak pada rangkanya. Seperti halnya keluarga Panigale lainnya, Streetfighter menggunakan rangka depan yang ringan dan minimalis, serta memasang mesin di bagian tengah dan memasang subframe teralis di belakang kepala silinder. Kelebihan Ducati Streetfighter V4 kelima adalah spesifikasi remnya. Ducati Streetfighter V4 menggunakan rem Brembo Stylema monobloc dengan cakram berdiameter 330mm di bagian depan. Rem belakang menggunakan cakram tunggal 245 mm dan kaliper 2-piston. Sistem pengereman dan ABS semuanya diatur melalui sistem IMU dan Ducati Cornering ABS EVO. Berbekal lima kelebihan teknis yang diandalkan oleh Ducati Streetfighter V4, pabrikan asal Bologna itu sangat percaya diri mampu meladeni tantangan Kawasaki dengan Z H2 yang dilengkapi supercharger. Namun, pada siapakah publik akan berpihak? REZA ERLANGGA

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Motor dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Suzuki Gelar Victorious Contest, Mengasah Kemampuan Teknisi Sepeda Motor
    Suzuki Gelar Victorious Contest, Mengasah Kemampuan Teknisi Sepeda Motor
    Anjar Leksana . 26 Feb, 2026
  • 55 Tahun Berkiprah di Indonesia, AHM Menuju Rekor Produksi 100 Juta Unit
    55 Tahun Berkiprah di Indonesia, AHM Menuju Rekor Produksi 100 Juta Unit
    Anjar Leksana . 26 Feb, 2026
  • Tanpa Insentif, AHM Racik Jurus Sendiri Buat Gaet Konsumen Motor Listrik
    Tanpa Insentif, AHM Racik Jurus Sendiri Buat Gaet Konsumen Motor Listrik
    Bangkit Jaya Putra . 26 Feb, 2026
  • Kontroversi di MotoGP, Leg Wings Aprilia Jadi Aksesori RSV4
    Kontroversi di MotoGP, Leg Wings Aprilia Jadi Aksesori RSV4
    Zenuar Yoga . 24 Feb, 2026
  • Mengenal Kecanggihan Sistem AMT QJMotor SRK 250 RA, Begini Cara Kerjanya
    Mengenal Kecanggihan Sistem AMT QJMotor SRK 250 RA, Begini Cara Kerjanya
    Zenuar Yoga . 24 Feb, 2026
  • Kenal Lebih Dekat QJMotor SRK 250 RA, Motor Sport Tanpa Kopling
    Kenal Lebih Dekat QJMotor SRK 250 RA, Motor Sport Tanpa Kopling
    Zenuar Yoga . 24 Feb, 2026
  • Komparasi QJMotor Tourino 250 DX vs Suzuki V-Strom 250SX: Duel Motor Adventure 250 cc, Pilih Mana?
    Komparasi QJMotor Tourino 250 DX vs Suzuki V-Strom 250SX: Duel Motor Adventure 250 cc, Pilih Mana?
    Zenuar Yoga . 23 Feb, 2026
  • Intip Spesifikasi QJMotor Tourino 250 DX, Motor Touring dengan Harga Kompetitif
    Intip Spesifikasi QJMotor Tourino 250 DX, Motor Touring dengan Harga Kompetitif
    Zenuar Yoga . 23 Feb, 2026
  • Royal Enfield Bear 650 vs Aprilia Tuareg 660: Klasik Retro atau Adventure Modern Futuristik?
    Royal Enfield Bear 650 vs Aprilia Tuareg 660: Klasik Retro atau Adventure Modern Futuristik?
    Zenuar Yoga . 21 Feb, 2026
  • Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
    Motor di Bawah Rp50 Juta Paling Menarik di IIMS 2026, dari Adventure hingga Skutik Listrik
    Zenuar Yoga . 13 Feb, 2026
  • Safety Riding di Bulan Ramadan, Ini 5 Tips Aman Berkendara Motor Sambil Berpuasa
    Safety Riding di Bulan Ramadan, Ini 5 Tips Aman Berkendara Motor Sambil Berpuasa
    Zenuar Yoga . 26 Feb, 2026
  • Waspada Jalan Basah! Yamaha Bagikan 7 Tips Berkendara Saat Hujan
    Waspada Jalan Basah! Yamaha Bagikan 7 Tips Berkendara Saat Hujan
    Zenuar Yoga . 19 Jan, 2026
  • Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Zenuar Yoga . 20 Agu, 2025
  • Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Zenuar Yoga . 03 Jul, 2025
  • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Ardiantomi . 04 Des, 2025
  • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
  • First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    Zenuar Yoga . 10 Nov, 2025
  • Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Ardiantomi . 17 Sep, 2025
  • First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    Setyo Adi Nugroho . 16 Sep, 2025