Pilih kota Anda untuk memulai pencarian

icon

Atau pilih dari kota populer

    Nissan Magnite Akhirnya Mendebut, Tawarkan Fitur Berlimpah dan Mesin Turbo

    India menjadi negara tempat world premier Nissan Magnite. Semua bagian tersingkap sudah, menampilkan komposisi versi produksi dalam trim teratas. Fiturnya tampak memikat dan dipastikan hadir dengan opsi mesin turbo.


    Jelas terpancar aura Datsun, seakan pabrikan enggan melihat nama itu mati. Bak Redi-Go jika rajin nge-gym. Pun bukan V-motion ciri khas Nissan melainkan grille berbentuk berlian mendominasi paras. Bahkan L-shaped DRL turut diadopsi. Memang, nama Magnite pada awalnya direncanakan sebagai sub-4m SUV sang merek kelas teri dari Nissan. Begitu pun kodratnya kini, mewakili entry level di negara berkembang khususnya India.


    Tak masalah juga, toh Datsun masih bagian dari Nissan. Yang jelas realisasi versi konsep diterjemahkan cukup gamblang. Terbukti Magnite tidak mengalami perubahan besar-besaran meski tetap terdapat penyesuaian di beberapa titik – di antaranya detail bumper depan, cladding, dan bumper belakang. Secara garis besar boleh dibilang sangat mirip. Mengadopsi komposisi kepala empat pilar dan ditemani banyak kesibukan lekuk dan sudut. Ditambah lagi cladding tebal guna menyuarakan nuansa SUV.


    Nissan Magnite


    Eksekusi menyerupai ide awal juga dapat ditemukan dalam kabin. Komposisi dasbor tiga tumpuk dengan kisi AC heksagonal diadopsi sebagaimana gambaran konsep. Di balik semua itu, ada upaya untuk membuat Magnite tampil premium. Dari layout, kabin memberikan rasa driver oriented lewat konsol tengah yang agak condong ke arah pengemudi. Lalu, terbaca pula lewat pemanfaatan layar. Melekat monitor touchscreen 8 inci untuk sarana hiburan dan layar TFT 7 inci sebagai panel instrumen.


    Kalau bicara fitur, pabrikan tampak cukup royal dalam membekali sebuah SUV mungil perkotaan. Contoh di eksterior, penerangan LED eksis di depan dan belakang. Pertama di segmennya, ia menganut lampu depan bi-beam projector berikut LED light guide. Rancangan jeroan lampu tampak futuristis dan mengangkat derajat. Ditemani pula cahaya dioda dari DRL serta fog lamp. Lumayan memikat juga dalam kabin seperti pemanfaatan Automatic Climate Control, keyless entry dengan push button start, sampai cruise control. Dipastikan semua itu bakal meramaikan daftar kelengkapan di kasta tertinggi.


    Nissan Magnite


    Tak kalah menarik adalah sistem infotainment-nya. Telah tertanam fungsi Android Auto dan Apple Carplay. Ia juga membawa fitur kamera 360 derajat. Agak mengherankan, entah apa faedahnya memasang perangkat pemantau itu di mobil semungil Magnite. Sebagai catatan, panjangnya hanya sekitar empat meter kurang. Ya, boleh jadi membantu mereka yang baru belajar.


    Bahkan belum selesai sampai di situ. Mengacu brosur perkenalan Magnite di India, Nissan tampak berencana mengenalkan "Tech Pack". Semakin meningkatkan derajat, sebab ada penambahan kelengkapan kelas atas. Sebut saja wireless charger, puddle lamp, ambient lighting, hingga audio premium racikan JBL.


    Urusan safety patut diacungi jempol. Bukan sebatas dual airbag ditambah Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake Distribution (EBD) saja. Ia sudah dilengkapi Vehicle Dynamic Control (VDC) dan Traction Control System (TCS) untuk meminimalisir berbagai risiko selip. Selain itu, Hill Start Assist (HAS) bantu pengemudi dalam kondisi stop and go di tanjakan.


    kabin nissan magnite


    Sesuai rumor, Nissan mengumumkan bahwa Magnite dipersenjatai pemacu turbo. Bantu menendang tenaga dari unit tiga silinder berkapasitas 1.000 cc. Kendati begitu, hingga saat ini belum ada spesifikasi lengkap. Diekspektasikan sanggup memuntahkan tenaga 100 PS dengan torsi puncak 152 Nm serupa ekstraksi di Almera. Seleksi transmisinya sendiri adalah manual 5 speed atau CVT.


    Magnite baru sebatas dikenalkan. Belum dibeberkan informasi lengkap terkait jumlah varian, opsi, dan spesifikasi lainnya. Yang pasti seluruh kelengkapan tadi bukanlah bagian standar melainkan eksis di trim termahal. Tunggu saja sampai nanti ia perdana mengaspal di India awal 2021 dan kemudian dilempar ke market lain. (Krm/Odi)

    Artikel yang direkomendasikan untuk anda