Spy Shot: Nissan Magnite Berkeliaran dengan Kamuflase Tipis

Menjelang debut 21 Oktober nanti, Nissan Magnite tertangkap kamera lagi. Kamuflasenya makin tipis, tambah terondol dan menggambarkan tampilan asli. Emblem Magnite mejeng penuh keyakinan diri di pintu belakag. Stiker pengecoh hanya menutupi beberapa emblem. 


Foto Magnite kelir biru beratap putih diabadikan saat sedang mengisi bensin. Kentara sekali kemiripan dengan versi konsep. Mayoritas garis dibawa utuh mulai dari spoiler dengan cerukan di tengah, outline rumah lampu, sampai kontur permukaan bagasi. Tentu ada beberapa penyesuaian menuju realisasi produk.


Grafis bagian dalam lampu paling jelas. Komposisinya serupa Magnite Concept, hanya saja permukaan tidak semulus gambaran awal. Ditambahkan guratan penegas bagian fungsi. Dari lampu kombinasi hingga reversing light bening. Di samping itu, apron bumper belakang disederhanakan. Satu panel silver utuh menggariskan bagian cladding. Ornamen bak dual exhaust pipe pun lengser dari bumper.


Nissan Magnite spy


Ada set foto lain menunjukkan kuda-kuda Magnite di atas aspal. Proporsi tubuh agak cingkrang dengan sepatu berdiameter kecil. Beruntung ornamen pelindung sepatbor mengimbangi, walau lekuknya sedikit lebih jinak ketimbang versi purwarupa. Juga melirik ke depan sudah terbukti kemiripan arahan desain dari konsep. Menganut grille dan hiasan lekuk ala Datsun termasuk DRL terpisah berbentuk huruf L.


Rancangan kabin hingga saat ini masih menjadi misteri. Namun, bila melirik eksterior, boleh berharap banyak terdapat kemiripan ide awal. Penyesuaiannya kemungkinan menganut beberapa bagian dari Renault Triber juga mejeng di sang kembaran Kiger. Ambil contoh pemanfaatan kenop, tuas, dan sebagainya. Yang jelas, Magnite berpotensi kuat mendobrak pasar dengan ragam fitur baru di kelasnya.


Gambaran konsep memberi ekspektasi besar soal apa saja fitur di dalam kabin. Mungkin sekali tersemat sistem infotainment touchscreen 8 inci berisi fungsi konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto. Konon juga bakal mengadopsi fitur kamera 360 derajat dan cruise control. Kalau benar, ini pertama di segmennya. Ada pula peningkat gengsi lain seperti keyless entry dengan start/stop button, sunroof.


Nissan Magnite rear


Peranti keselamatan diyakini meramaikan spesifikasi Magnite. Dual Airbag dan ABS+EBD harusnya menjadi standar. Tapi bukan itu saja, ada probabilitas penambahan fitur berupa kontrol stabilitas elektronik. Untuk sebuah crossover perkotaan, merupakan suatu hal baru. Selain memikat, tentu dapat meningkatkan keselamatan jalan raya.


Dua opsi pemacu bakal mengisi bonnet Nissan Magnite. Mengingat ia adalah hasil pembuahan aliansi Nissan-Renault, varian terendah akan tersemat pemacu serupa Triber. Adalah unit tiga silinder 1.000 cc naturally aspirated yang sanggup melontarkan output tenaga 72 PS bersama torsi puncak 96 Nm. Baru di atas itu ada enjin anyar 1.000 cc turbo. Total ekstraksi besar kemungkinan berada di kisaran 100 PS. Girboks manual jadi penghubung mesin dan roda, sementara varian turbo dapat dikawin CVT.


Perkenalan resmi dikabarkan pada 21 Oktober mendatang. Setelah itu baru dijadwalkan untuk mengaspal ke pasaran awal 2021. Bakal banyak pesaing di segmen SUV kompak ini. Antara lain sang pendatang baru Kia Sonet, Suzuki Vitara Brezza, Toyota Urban Cruiser, sampai ditemani kembaran Renault Kiger. Dibanderol agresif, diperkirakan mulai sekitar 600 ribu Rupee atau sekitar Rp 120,6 jutaan. (Krm/Odi)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda