Pentingnya Merawat Rantai Motor demi Performa dan Keselamatan Berkendara

cara merawat rantai motor

Rantai adalah salah satu komponen motor paling penting. Tanpanya, tenaga mesin tidak bisa tersalur ke roda. Berperan juga dalam memberikan performa, kenyamanan dan keamanan. Makanya penting untuk selalu dirawat.

“Pengguna sepeda motor sangat perlu memperhatikan kualitas rantai roda sepeda motor kesayangannya agar kondisinya selalu prima. Perawatan ataupun pengecekan rantai roda disarankan rutin dilakukan setiap periode 4.000 km,” ujar tim Technical Service Division PT Astra Honda Motor, Endro Sutarno. Berikut tips paling mudah merawat rantai motor.

Kenali Dulu Bagian Rantai

Sebelum mengetahui cara perawatan, pelajari dulu bagian-bagiannya. Rantai motor terhubung dengan drive sprocket (gear mesin) dan driven sprocket (gear pada roda). Ia terdiri dari roller link saling terhubung yang disatukan dengan master link sebagai penyambung dua sisi rantai.

Selain itu perhatikan pemilihan jenis rantai yang digunakan. Terdapat perbedaan ukuran rantai motor bebek dan sport. Terdiri dari ukuran panjang dan juga ukuran lebar dari roller link.

“Mengetahui bagian-bagian komponen merupakan salah satu langkah awal untuk mengetahui letak pemberian pelumas pada rantai sekaligus pengecekan kualitas rantai. Pengguna sepeda motor perlu memastikan roller link dapat berputar 180 derajat,” ujar Endro.

Baca Juga: Touring Tidak Mesti Boros, Simak Tips Efisien ala Maxi Yamaha

Jarak Main Bebas

Jarak main bebas rantai roda dapat dikatakan hal penting dalam memastikan batas kekenduran. Untuk mendapat tenaga yang optimal maka hal ini harus diperhatikan. Para penggunanya dapat melihat batas jarak main bebas yang tertera di stiker, biasanya berada di cover rantai.

Dalam mengukur kekencangan rantai roda, para pengguna harus memastikan motor berada di posisi standar tengah dan gigi netral. Kemudian putar roda untuk menemukan kekenduran rantai yang paling kecil. Untuk jarak main bebas setiap motor berbeda-beda namun pada umumnya antara 20-30 mm hingga 25-35 mm. Disarankan pemeriksaaan dan penyetelan rantai roda dilakukan secara berkala.

“Jika kekenduran melebihi batas jarak main bebas yang terdapat pada stiker, sebaiknya dilakukan setel kekencangan atau dapat dibawa ke bengkel resmi terdekat,” tambahnya.

Gunakan Pelumas

Sebelum memberikan pelumas pada rantai motor, para bikers perlu melakukan pembersihan dengan menggunakan cairan pembersih (detergen) dan disikat menggunakan sikat kecil. Selanjutnya dapat dilakukan pengeringan dengan menggunakan kain kering pada seluruh bagian. Dalam melakukan proses pembersihan, hindari menggunakan cairan yang mudah terbakar.

Jangan melumasi rantai dengan oli bekas, karena dapat mengundang kotoran-kotoran yang bisa menempel dan membuatnya menjadi tidak awet.

Setelah proses membersihkan rantai selesai, beri pelumas khusus rantai roda atau chain lube pada roller rink dan link plate.

“Pada prisipnya rantai sepeda motor yang bekerja dengan bergesekkan dengan bagian lainnya dapat mengalami keausan, sehingga butuh perawatan rutin. Merawat rantai sepeda motor merupakan salah satu hal penting hal sebagai langkah memperpanjang umur rantai dan menghindar kemungkinan lepas dari gear set," tutup Endro. (Bgx/Odi)

Baca Juga: 8 Hal yang Bisa Dilakukan Sendiri agar Motor Selalu Sehat

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Unggulan

  • Yang Akan Datang