Pilih kota Anda untuk memulai pencarian

icon

Atau pilih dari kota populer

    Tantang Ducati, Honda Juga Kembangkan Motor Bermesin V4

    Honda dikabarkan tengah merancang motor bermesin V4. Isunya enjin baru itu berkapasitas 1.000 cc untuk bersaing dengan Ducati. Tersiar info kalau diproyeksikan untuk menggantikan peran VFR800F yang stop produksi di Eropa. Setidaknya unit itu bisa dirilis paling cepat 2023.


    Rumor seputar motor sport baru Honda bermesin V4 memang sudah lama beredar. Sejak 2017 gambar patennya telah tersebar. Dulu sempat digadang menjadi pengganti RC213V-S. Kemudian ada spekulasi juga kalau dirinya mengggantikan CBR1000RR, untuk mampu bersaing di kejuaraan World SBK. Tetapi di penghujung 2019, Honda justru meluncurkan CBR1000RR-R dengan mesin 4 silinder segaris.


    Desas-desus itu makin tenggelam setelah Direktur dan Manajer HRC, Tetsuhiro Kuwata menyanggahnya pada awal 2020. Menurutnya, perusahaan tidak mungkin meluncurkan motor sport lain, karena CBR1000RR-R generasi terakhir telah bekerja dengan baik di BSB dan World Superbike.


    Memang benar, unit anyar ini punya banyak perbedaan dengan CBR1000RR-R yang saat ini dipasarkan. Ia berkonfigurasi 4 silinder segaris, sedang yang baru 2 dari 4 silindernya saling berlawanan, membentuk V. Sementara mesin V4 di kelas superbike yang ditawarkan pabrikan ‘sayap kepak’ baru ada di RC213V-S. Merupakan motor replika MotoGP bersertifikasi jalan raya.


    Meski demikian, Honda tidak pernah menampik kalau ada mesin 1.000 cc baru atau lebih yang sedang dikembangkan. Karena tidak bisa masuk ke dalam lini superbike, besar kemungkinan buat model sport touring yang mengadopsi konsep maskulin. Paling logis, enjin anyar ini masuk ke dalam VFR series yang beredar di Eropa dan Amerika. Lagi pula VFR sejak dulu sudah menggunakan powertrain V4. Atau bila ditelusuri variannya telah memakai mesin konfigurasi 90° V4 sejak 1986, dan generasi injeksi pada 2002.


    Mesin V4 Honda


    Di lain sisi, ‘Big Red’ setidaknya punya alasan kuat untuk melanjutkan VFR800F yang sudah tidak diproduksi lagi, lantaran terganjal regulasi ketat Euro5. Jika Honda ingin melanjutkan line-up VFR di Eropa, itu harus bergerak cepat. Tapi membutuhkan lebih dari sekadar pembaruan ECU dan penggantian knalpot untuk melewati aturan emisi di benua biru. Ini menjadi kesempatan sempurna buat menghadirkan sepeda motor V4 baru ke jajaran Honda.


    Tetapi sejauh menyangkut mesinnya, VFR800F bakal digantikan perannya ke enjin yang lebih besar, bisa ke VFR900, 1.000 cc atau 1.200 cc. Dengan aturan emisi yang semakin ketat, meningkatkan volume adalah langkah paling logis, namun diharapkan tidak sampai mengurangi tenaga.


    Untuk informasi, VFR800F saat ini menggendong mesin berkapsaitas 782 cc, DOHC, V4 VTEC, 4-langkah, 16-katup berpendingin cairan. Bore dan stroke (72 x 48 mm) dengan rasio kompresi 11,8:1 dan injeksi bahan bakar PGM-FI. Hasilnya dapat meraih tenaga puncak sebesar 104 Hp pada 1.250 rpm dengan torsi 75,1 Nm di putaran 8.500 rpm.


    Meski tidak ada informasi seperti apa tampilan VFR baru, gambar paten yang beredar pada 2019 bisa dikaitkan dengan sport touring yang potensial dari Honda. Dengan begitu, kita dapat mudah membayangkan teknologi yang digunakan pada mesin baru, utamanya lebih condong ke bobot yang ringan seperti kompetitornya. Blue print yang beredar juga melihatkan kalau mesin V4 itu dapat digunakan untuk VFR Interceptor baru di masa mendatang.


    Spekulasi tentang mesin ini diharapkan bisa menandingi kompetitornya. Akan menarik jika Honda memutuskan untuk mengeluarkan konfigurasi mesin V4 baru paling bertenaga dan punya segudang fitur canggih. Hal itu agar ia dapat bersaing dengan Aprilia Tuono (RSV4), jajaran motor V4 Ducati (lebih dari 1.000 cc) atau BMW 1200GT. Apalagi jika harganya dijual lebih murah dari RC213V-S yang sama-sama menggendong mesin V4. (Bgx/Odi)


    Sumber: Visordown, Bennetts

    Artikel yang direkomendasikan untuk anda