TEST RIDE: BMW C 650 GT 2015

JAKARTA, 16 Desember 2016 – Melihat desainnya yang besar, Anda mungkin beranggapan jika skuter premium asal Jerman ini memiliki bobot yang berat. Kesan tersebut memang tidak bisa di pungkiri karena skuter bernama BMW C 650 GT ini memang terlihat bongsor. Motor inilah yang kami uji beberapa waktu lalu. Skuter dengan warna grey matte ini memang memiliki bobot dan tinggi yang jauh melebihi skutik kebanyakan. BMW C 650 GT ini juga memiliki wheelbase yang terbilang panjang di kelasnya. Skuter yang diboyong PT Maxindo Moto, distributor resmi BMW Motorrad di Indonesia, memiliki penampilan yang kental dengan aura urban modern yang elegan. Kenapa? Karena BMW C 650 GT ini juga sudah dilengkapi dengan deretan peranti elektrik pendukung berkendara terkini yang membuat sosok skuter ini menjadi kian lebih modern. Dari sisi tampilan, BMW C 650 GT sebenarnya memiliki tampilan yang simple khas motor skuter a la eropa lainnya. Di Indonesia, bentuknya sedikit menyerupai skuter asal Jepang, Yamaha NMax namun dengan dimensi yang lebih besar. Tidak hanya itu, windshield yang di usung juga membuat skuter gambot ini kian manis dan mewah di kelasnya. Jok berbahan kulit hitam menambah kesan “mahal” motor berlogo bulatan terbagi empat dengan dua warna biru dan silver bertuliskan BMW ini. Kenyaman skuter ini terletak pada wheelbasenya yang berukuran 1,591 mm serta posisi suspensi bagian belakang yang hampir horizontal dengan kemiringan hampir 175°. Bobot 261 Kg nya pun mendukung skuter asal Jerman ini mantap melahap medan jalan beraspal Yang membuat skuter ini nampak mewah ada pada windshield besar berwarna bening (clear) di bagian depan. Windshiled ini dapat disesuaikan dengan keinginan pengendara hanya dengan menekan tombol di bagian kiri stang lebarnya. Tinggi rendahnya windshield dapat anda atur secara elektrik dan hanya membutuhkan waktu sekian detik untuk mengaturnya. Pengaturan bisa langsung anda atur saat kontak menyala hingga dalam keadan sedang berkendara sekalipun. Tidak butuh waktu lama, saya langsung menghidupi mesin dengan menancapkan kunci kontak di bagian bawah setang bergaya freebar a la jet ski. Saat mesin menyala, jarum rpm menunjuk di angka 1.500 rpm statis dan getaran mesin hampir tidak terasa sama sekali. Hal ini dikarenakan BMW C650 GT mengadopsi rangka dengan tipe teralis baja dengan desain touring ergos di tambah kenyamanan kursi pengendara yang ekstra lebar dibagian pengendara dan juga pemboncengnya. Menariknya, pada kursi pengendara, BMW Motorrad menambahkan back rest yang menyatu dengan kursi pengendara kedua di bagian belakang. Ada sedikit rasa “kagok” saat pertama mengendarainya. Selain besar, bagian spion yang besar membuat feeling dan riding position harus disesuaikan sesuai dengan kenyamanan pengendara. Asiknya, spion lebar C 650 GT dapat dilipat kebelakang hanya dengan sedikit menariknya kearah belakang. Saat melakukan ini, perhatikan posisi windshield, jika windshield dalam keadaan untuk berkendara berdua, spion akan “mentok” di mika windshield. Walau BMW membuat pijakan kaki pengendara dengan beragam posisi, sebaiknya biasakan dahulu posisi dengan lutut yang bertekuk layaknya anda menunggangi motor batangan. Jika anda sudah terbiasa dengan posisi tempat duduk yang nyaman, anda bisa “slonjoran” kaki pada deck yang sedikit menekuk 130° pada bagian depan. Penasaran dengan kompresi mesin milik C 650 GT, karakter “moge” dari skuter berkapasitas 650 cc ini akan anda rasakan saat anda mulai “membesut” gas dengan memuntir gas lebih dalam. Ketika bukaan gas di atas 6000 rpm, Maxi Scooter berpenggerak roda belakang yang menggunakan CVT ini langsung mengeluarkan “rauman” khas mesin motor besar bergenre sport. Mungkin ini alasan BMW C 650 GT menggunakan embel-embel GT di begian belakangnya. BMW C650 GT dibekali dengan mesin berkapasitas 647cc fourstroke, 6 valve DOHC In-Line parallel twin berpendingin cairan. Mesin besarnya ini memiliki perbandingan rasio sebesar 11.6:1 dengan ukuran bore sebesar 79mm. Motor besar dengan tingkat kenyamanan yang sangat nyaman ini digerakan dengan transmisi automatic menggunakan Continuously Variable (CVT) sebagai penggerak roda belakangnya. Skuter ini mampu melahap 0-100 km hanya dengan hitungan tidak lebih dari 20 detik. Skuter yang awal terlahir di tahun 2012 ini mampu berlari dengan kemampuan tenaga maksimal sebesar 60 hp pada @ 7,500 rpm dengan torsi maksimal hingga 66Nm pada @ 6,000 rpm. Saat saya mendapat kesempatan berjalan di trek lurus berjarak sekitar 600 meter di kawasan ICE BSD, Tangerang Selatan C 650 GT ini mampu saya “ajak” berlari hingga jarum speedo mendekati angka 150Km/Jam, Sadis! Tapi lantaran indicator oli yang menyala, saya urung untuk terus memaksakan jeritan mesin yang sedikit mengalami masalah pada pompa olinya lantaran skuter yang saya “jajal” telah masuk masa servis. Hehe… Puas bermain di trek lurus, saya merasa harus menjajal kemampuan “miring” si skuter elegan ini. Dari beberapa kali percobaan bermanuver, saya mulai sedikit melakukan cornering pada sisi kanan dan kirinya. Selain mantap, C 650 GT cukup handal diajak melakukan sesi maneuver pada tikungan tajam bahkan di ajak bermanuver pada putar arah dengan tajam. Selain faktor grip ban bagian depan dan belakang, kerja suspensi besar dibagian depan berukuran 40 mm non-adjustable inverted fork serta kemampuan rem disc brake 2-piston kaliper ganda berukuran  270 mm pada bagian depan yang dilengkapi dengan peranti ABS (Anti-Lock Brake Sytem) dan juga disc brake berukuran 270 mm dibagian belakangnya turut mendukung sisi kenyamanan dan keselamatan saat melakukan aksi menikung. Saya juga tak kesulitan mengajak bermanuver di antara mobil dan motor lain yang ada di jalan saat saya melakukan test ride dengan motor milik PT Maxindo Moto Nusantara ini. Karet bundar berlabel Metzeler berukuran 120 /70 ZR15 dibagian depan dan 160/60 ZR15 di bagian belakang juga memberikan kekenyalan dan handling yang mantap. Frame tubular berbahan baja dengan warna hitam mampu mereduksi getaran saat hard breaking pada kecepatan di atas 100 km/jam. Walau bertenaga besar, layaknya skuter metik pada umumnya, C 650 GT tetap harus membuka gas dengan tenaga yang dimiikinya secara perlahan mulai dari rpm rendah hingga tinggi. Terlebih saat jalan dalam kondisi basah dan melakukan hard breaking. Namun hal ini tidak membahayakan saat kita lebih menyiapkan diri di atas motor dengan tinggi tempat duduk setinggi 787.4 mm ini. Bukan BMW Motorrad namanya jika tidak memperhatikan sisi kenyamanan berkendara dan juga keselamatan pengendaranya. Hal ini dapat anda rasakan saat anda harus memindahkan motor dalam keadaan mati dengan mendorongnya dalam keadaan side stand masih dalam keadaan terparkir karena motor tidak akan mau bergerak sebelum side stand diangkat walau motor dalam keadaan mesin tidak menyala. Di sisi kenyamanan, bagasi ekstra lebarnya mampu menampung bawaan anda dalam jumlah besar sekalipun. Fitur lain seperti lampu ganda yang menambah baik pencahayaan membuat anda nyaman berkendara dalam keadaan gelap sekalipun. Di Indonesia, motor ini dijual satu pintu melalui PT Maxindo Moto dengan banderol Rp 510.000.000 (OTR). Skuter nyaman asal Jerman ini siap bertarung dengan skuter lainnya seperti Yamaha TMax, Honda NM Vultuz, Suzuki Burgman, Piaggio X9 hingga Peugeot Metropolis dengan tiga roda sekalipun. ANDHIKA KRESNA Berita Terkiat: BMW C 650 GT, Maxi Scooter dengan Sederet Teknologi Terkini Galeri Foto: Cantiknya BMW C 650 GT

Baca Semua

Artikel Unggulan

Motor Unggulan

  • Yang Akan Datang

Artikel Motor dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Tidak Pernah Finish di Mandalika, Marc Marquez Siap Putus Kutukan Akhir Pekan Ini?
    Tidak Pernah Finish di Mandalika, Marc Marquez Siap Putus Kutukan Akhir Pekan Ini?
    Anjar Leksana . Hari ini
  • Strategi Motul Jadikan MotoGP Sebagai Laboratorium Pengembangan Pelumas
    Strategi Motul Jadikan MotoGP Sebagai Laboratorium Pengembangan Pelumas
    Bangkit Jaya Putra . Hari ini
  • Luca Marini Ungkap Kunci Persiapan Jelang MotoGP Mandalika 2026
    Luca Marini Ungkap Kunci Persiapan Jelang MotoGP Mandalika 2026
    Bangkit Jaya Putra . Hari ini
  • Jelang MotoGP Indonesia 2026, Idemitsu Gelar 'United to Race Forward' Hadirkan Mario Aji dan Veda Pratama
    Jelang MotoGP Indonesia 2026, Idemitsu Gelar 'United to Race Forward' Hadirkan Mario Aji dan Veda Pratama
    Anindiyo Pradhono . Hari ini
  • Pertamina Siapkan Dukungan Energi dan Operasional Sambut Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
    Pertamina Siapkan Dukungan Energi dan Operasional Sambut Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
    Anindiyo Pradhono . 06 Okt, 2026
  • Rekomendasi 5 Motor Matik untuk Perempuan yang Nyaman dan Stylish buat Harian
    Rekomendasi 5 Motor Matik untuk Perempuan yang Nyaman dan Stylish buat Harian
    Bangkit Jaya Putra . 18 Sep, 2026
  • Yamaha Grand Filano vs Suzuki Burgman Street 125EX, Mana Skutik 125 cc yang Lebih Menarik?
    Yamaha Grand Filano vs Suzuki Burgman Street 125EX, Mana Skutik 125 cc yang Lebih Menarik?
    Zenuar Yoga . 03 Jun, 2026
  • Adu Gaya dan Teknologi: TVS Callisto 125 vs Yamaha Grand Filano
    Adu Gaya dan Teknologi: TVS Callisto 125 vs Yamaha Grand Filano
    Zenuar Yoga . 19 Mei, 2026
  • Duel Skutik Retro Klasik 125 cc: Suzuki Access 125 vs TVS Callisto 125
    Duel Skutik Retro Klasik 125 cc: Suzuki Access 125 vs TVS Callisto 125
    Zenuar Yoga . 15 Mei, 2026
  • Evolusi Ikonik Skuter Italia: Deretan Model Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah
    Evolusi Ikonik Skuter Italia: Deretan Model Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah
    Zenuar Yoga . 30 Apr, 2026
  • Jangan Asal Ganti Pelumas Mesin, Sesuaikan Spesifikasi dengan Manual Book Pabrikan
    Jangan Asal Ganti Pelumas Mesin, Sesuaikan Spesifikasi dengan Manual Book Pabrikan
    OTO . 02 Sep, 2026
  • Usai Mudik Lebaran, Ini 5 Komponen Motor yang Wajib Dicek Agar Tetap Aman
    Usai Mudik Lebaran, Ini 5 Komponen Motor yang Wajib Dicek Agar Tetap Aman
    Zenuar Yoga . 31 Mar, 2026
  • Tips Aman Tinggalkan Motor Listrik Saat Mudik, Perhatikan Hal Ini!
    Tips Aman Tinggalkan Motor Listrik Saat Mudik, Perhatikan Hal Ini!
    Ardiantomi . 17 Mar, 2026
  • Agar Riding Libur Lebaran Aman, Yamaha Bagikan Tips Perawatan Sepeda Motor
    Agar Riding Libur Lebaran Aman, Yamaha Bagikan Tips Perawatan Sepeda Motor
    Zenuar Yoga . 17 Mar, 2026
  • Tips Berkendara Motor saat Hujan: Aman, Nyaman, dan Minim Risiko
    Tips Berkendara Motor saat Hujan: Aman, Nyaman, dan Minim Risiko
    Zenuar Yoga . 04 Mar, 2026
  • Test Ride Vespa GTS 250 HPE: Mesin Masih Bertenaga, Suspensi Super Nyaman
    Test Ride Vespa GTS 250 HPE: Mesin Masih Bertenaga, Suspensi Super Nyaman
    Bangkit Jaya Putra . 04 Sep, 2026
  • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Ardiantomi . 04 Des, 2025
  • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
  • First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    Zenuar Yoga . 10 Nov, 2025
  • Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Ardiantomi . 17 Sep, 2025