Penting Diketahui saat Pilih Jas Hujan, Jangan Sampai Membahayakan!

jas hujan


Memasuki musim hujan, jas hujan penting selalu tersedia di sepeda motor. Sebab alat ini mampu melindungi tubuh dari guyuran air hujan. Jubah penahan air saat ini memiliki banyak model dan harganya pun beragam. Mulai dari belasan ribu hingga jutaan rupiah. Agar berkendara semakin nyaman, ada cara-cara memilih jas hujan yang baik. Berikut tipsnya.

 

Hindari Model Ponco

Walau model rain coat terdapat banyak pilihan, sangat tidak disarankan membeli yang model ponco. Sebetulnya jas hujan jenis ini cukup efektif, karena bisa digunakan lebih dari satu orang. Jadi saat hujan turun, pengendara dan pembonceng hanya memerlukan satu. Tapi dari sisi keselamatan sangat tidak dianjurkan. Sebab banyak kasus kecelakaan saat hujan yang disebabkan karena ponco.

Saran kami, cari model yang pas dengan badan atau merupakan setelan baju (atasan dan bawahan). Penahan air ini lebih aman karena bisa meminimalisir air masuk lewat celah kecil.

 

Pilih yang Nyaman saat Dipakai

Jangan hanya dilihat dari model dan desainnya saja, namun juga wajib perhatikan ukuran yang tepat sesuai badan. Soalnya, jas hujan dapat mempengaruhi kenyamanan berkendara. Bila terlalu besar atau terlalu kecil dapat membuat ruang gerak menjadi terbatas dan sangat berbahaya jika memaksakan diri tetap berkendara.

Karena rain coat dikenakan di luar pakaian, pertimbangkanlah ukuran produk yang sedikit lebih besar dari ukuran pakaian sehari-hari. Baiknya membeli di toko agar bisa mencoba langsung bersama dengan pakaian yang dikenakan.

Baca Juga: Tips Melewati Jalanan Menanjak dan Menurun Pakai Skutik

 

Cari Bahan Berkualitas

Kemudian hindari penggunaan berbahan plastik karena sangat mudah sobek. Saat ini banyak ditawarkan dengan bahan PVC, polyester with oil coating dan Gore-tech. Masing masing material memiliki kelebihan dan kekurangan.

Khusus bahan PVC atau Polyvinyl chloride (Polivinil klorida). Ia sejatinya punya daya tahan menolak air yang cukup signifikan. Meski cukup lentur, tapi saat dipakai terasa panas. Ada pula yang menawarkan PVC dikombinasikan dengan Polyester. Lazimnya bahan PVC digunakan buat bagian luar, dan Polyester untuk lapisan dalam yang bertujuan untuk menambah kenyamanan. Sayangnya jenis ini terlalu berat.

Lalu bahan polyester. Disarankan pilih yang 100 persen polyester dengan campuran oil coating. Kain jenis ini biasanya sudah dilapisi dengan bahan waterproof. Ia bersifat ringan dan memudahkan mobilitas dan memiliki ketahanan air yang lebih baik. Sayangnya tipe ini dijual cukup mahal.

Buat kasta tertinggi rain coat menggunakan material Gore-tech. Keunggulannya ia memiliki daya serap kelembaban yang tinggi. Lazimnya sudah memiliki fitur breathable. Artinya walau waterproof alias anti-air namun bahan ini masih memiliki sirkulasi udara. Sehingga badan terasa adem saat memakainya. Kurangnya hanya satu, yaitu ditawarkan dengan harga yang tidak murah.

 

Cek Fiturnya

Tak hanya pintar memilih bahan berkualitas, perhatikan juga fitur yang terdapat pada jas hujan. Cari yang punya sistem seam seal. Untuk memastikan jahitan antar potongan tertutup rapat. Dengan begitu, konstruksinya jadi lebih kokoh dan tahan lama.

Selain itu, pertimbangkan produk dengan warna terang. Akan lebih baik jika memiliki fitur scotlight atau reflektor cahaya, yang berfungsi memantulkan cahaya saat terpapar cahaya, membuat pengendara lain akan menyadari keberadaanmu.

Kemudian carilah produk yang praktis dan kompak. Dengan begitu, lebih hemat tempat saat disimpan. Dan lebih praktis lagi jika telah dilengkapi dengan kantong penyimpanan khusus. (Bgx/Odi)

 

Baca Juga: Jangan Lupakan Beberapa Hal Ini saat Touring Motor Berkelompok

Baca Semua

Artikel Unggulan

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Baca Semua

Motor Unggulan

Artikel Motor dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test
  • Talaria Komodo Resmi Diluncurkan, Motor Trail Listrik Bertenaga 32 kW dengan Kecepatan 105 km/jam
    Talaria Komodo Resmi Diluncurkan, Motor Trail Listrik Bertenaga 32 kW dengan Kecepatan 105 km/jam
    Zenuar Yoga . 15 Jan, 2026
  • Shoei Luncurkan e:Drylens, Visor Helm Anti-Fog dan Penyesuaian Cahaya
    Shoei Luncurkan e:Drylens, Visor Helm Anti-Fog dan Penyesuaian Cahaya
    Zenuar Yoga . 15 Jan, 2026
  • Motocross Klasik Racikan Frontwheel Motors Padukan Honda, Yamaha, dan Kawasaki dalam Satu Karya
    Motocross Klasik Racikan Frontwheel Motors Padukan Honda, Yamaha, dan Kawasaki dalam Satu Karya
    Zenuar Yoga . 14 Jan, 2026
  • Pramac Yamaha Jadi Tim MotoGP Pertama yang Merilis Livery 2026
    Pramac Yamaha Jadi Tim MotoGP Pertama yang Merilis Livery 2026
    Zenuar Yoga . 14 Jan, 2026
  • Yamaha Indonesia Segarkan XMax Connected dengan Varian Warna Baru
    Yamaha Indonesia Segarkan XMax Connected dengan Varian Warna Baru
    Zenuar Yoga . 14 Jan, 2026
  • Duel Skutik Premium Bergengsi: Yamaha XMax TechMax Vs Honda Forza 250? Ini Perbandingannya
    Duel Skutik Premium Bergengsi: Yamaha XMax TechMax Vs Honda Forza 250? Ini Perbandingannya
    Zenuar Yoga . 14 Jan, 2026
  • Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
    Evolusi Honda Vario 125, Skutik Praktis yang Terus Laris
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Kawasaki W175 Street vs Yamaha XSR155: Pilih Retro Autentik atau Klasik Modern?
    Kawasaki W175 Street vs Yamaha XSR155: Pilih Retro Autentik atau Klasik Modern?
    Zenuar Yoga . 08 Jan, 2026
  • Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
    Komparasi Skutik Naked Handlebar: Vario 125 Street vs Suzuki Nex Crossover vs Yamaha X-Ride
    Zenuar Yoga . 07 Jan, 2026
  • Pergeseran Takhta Sang Legenda: Babak Akhir Perjalanan Yamaha Vixion R
    Pergeseran Takhta Sang Legenda: Babak Akhir Perjalanan Yamaha Vixion R
    Zenuar Yoga . 06 Jan, 2026
  • Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor
    Zenuar Yoga . 09 Jan, 2026
  • Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet
    Zenuar Yoga . 20 Agu, 2025
  • Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Yamaha Mio M3 125: Skutik Lincah yang Mudah Dimodifikasi
    Zenuar Yoga . 03 Jul, 2025
  • Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Tips Rawat Baterai Motor Listrik Agar Awet ala United E-Motor
    Bangkit Jaya Putra . 21 Apr, 2025
  • Wajib Lakukan Ini Bila Motor Ditinggal Mudik Lebaran
    Wajib Lakukan Ini Bila Motor Ditinggal Mudik Lebaran
    Zenuar Yoga . 27 Mar, 2025
  • Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Test Ride All New Honda Vario 125 Street: Handling Lebih Enak dan Rileks
    Ardiantomi . 04 Des, 2025
  • First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    First Ride All New Honda Vario 125: Tawaran Agilitas dari Bobot Mesin yang Lebih Ringan
    Setyo Adi Nugroho . 02 Des, 2025
  • First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    First Ride Suzuki Satria PRO: Semakin Canggih, Tetap Gesit dan Menarik
    Zenuar Yoga . 10 Nov, 2025
  • Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Test Ride Piaggio Medley S: Skutik Alternatif Buat yang Bosan Merek Jepang
    Ardiantomi . 17 Sep, 2025
  • First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    First Ride Honda ADV160 RoadSync 2025: Tambahan Fitur yang Lebih Nyaman
    Setyo Adi Nugroho . 16 Sep, 2025