FEATURE: Sejarah Toyota Hilux, Masa Awal Kelahiran (Part 1)

JAKARTA -- PT Toyota-Astra Motor (TAM) bersiap meluncurkan Toyota Hilux anyar. Dalam pengumuman resminya pikap Toyota itu akan diperkenalkan ke publik Tanah Air pada Kamis (27/8/2020) besok. Banyak ubahan yang dilakukan Toyota. Tapi kami tak akan banyak membahas itu karena sebelumnya kami sudah menurunkan tulisan tentang ubahan yang didapatkan model baru Hilux. Kami ingin menarik ke belakang sejarah kendaraan komersial ini.


Hilux atau dalam bahasa Jepang disebut Hairakussu hadir tidak terlepas dari inovasi Toyota dalam melahirkan kendaraan model truk 30 tahun sebelum kendaraan itu lahir. Berawal pada 1935, ketika Toyota membuat truk ringan pertama mereka yang diberi nama Toyoda Model G1. Kelahirannya justru lebih cepat 1 tahun dari kemunculan mobil penumpang Toyota pertama yakni Toyoda Model AA tahun 1936.


Tampilannya mirip dengan pikap keluaran Ford dan GM yang memang tengah jaya-jayanya masa itu. Model G1 dibuat untuk mendukung unit usaha di bidang pemintalan benang yang pada saat itu sedang meroket. Model G1 selesai diproduksi bulan Agustus 1935 dan dijual di akhir tahun 1935 oleh Hinode Motors sebagai dealer pertama Toyota.


Toyoda Model G1 1935


Sesuai tren, truk ringan ini mengandalkan mesin 3.389 cc 6-silinder bertenaga 65 PS pada 3.000 rpm, sama persis dengan milik Toyoda Model AA karena keduanya dikembangkan secara bersamaan. Hal ini menegaskan bahwa Toyota sudah menerapkan konsep berbagi komponen untuk berbagai model sejak awal produksi. Dimensi Model G1 cukup besar, bermodalkan panjang 5.950 mm, lebar 2.191 mm, dan wheelbase 3.594 mm, dengan kapasitas angkut maksimum 1,5 ton. Total ada 379 unit Truk Model G1 yang diproduksi.


Produksi kendaraan komersial di Jepang kemudian booming selepas Perang Dunia II. Negara Matahari Terbit itu menuju pemulihan ekonomi setelah negerinya hancur karena perang dan Bom Atom. Yang pesanannya naik khususnya mobil niaga jenis truk ringan. Toyota pun bermain di segmen ini dengan merilis Toyopet RK23 pada 1956.


Toyopet RK23 Truck


Penampilannya sudah modern di eranya, dengan dimensi panjang 4.290 mm. Diposisikan sebagai light truck atau pikap. Bonnetnya panjang dengan sepasang lampu depan membulat sebagai ciri khas mobil di era itu. Menggunakan chassis ladder frame.


Toyopet RK23 yang mengadopsi mesin bensin 4 silinder segaris 1.453 cc menghasilkan tenaga 48 PS pada 4.000 rpm. RK23 hanya bertahan dua tahun, setelah itu Toyota melakukan regenerasi tahun 1958 dengan melahirkan RK30. Sudah mengadopsi sinkromes pada transmisi dan memindahkan tuas transmisi ke kolom setir supaya bisa dinaiki oleh 3 orang. Pada 1959, namanya diubah jadi Toyopet Stout di tahun 1959 dan Toyota Light Stout di tahun 1963. Setelah itu, Light Scout dihentikan produksinya karena berada di segmen yang sama dan digantikan oleh Toyota Hilux.


Toyota Hilux Generasi 1


Hilux Generasi ke-1 (1968-1972)


Hilux sendiri secara resmi hadir pada Maret 1968, atau 52 tahun yang lalu. Nama itu diambil dari kepanjangan High (tinggi) dan Luxury (mewah) guna melepaskan kesan kendaraan pikap ini hanya sebagai angkutan barang. Toyota tetap mempertahankan mesin di depan pada Hilux, tidak mengikuti trend desain truk saat itu.


Pabrikan lain umumnya menghilangkan hidung truk dan mesin dipindahkan ke bawah jok depan agar daya angkut bertambah banyak. Alhasil bak truk bisa dibuat lebih panjang tanpa mengurangi dimensi truk secara keseluruhan. Toyota tetap mempertahankan desain mesin depan karena menganggap, kebutuhan sebagai pikap perkotaan tidak membutuhkan daya angkut barang besar. Jadi, Hilux tidak perlu memotong hidungnya, kendaraan pun tetap lebih stylish untuk orang kota pemilik usaha.


Salah satu alasan Toyota tetap mempertahankan desain mesin karena faktor pasar Amerika Serikat. Sebagai salah satu pasar terbesar di dunia, kendaraan komersial di Paman Sam tetap mengadopsi hidung di depan. Dan Toyota ingin mengekspor Hilux ke sana. Terbukti Hilux diterima di AS setelah masuk pada 1969.


Hilux generasi awal mengadopsi konstruksi sasis terpisah antara kabin dan bak belakang, serta mengandalkan suspensi double wishbone di depan dan per daun (leaf spring) di belakang. Dengan daya angkut maksimal 1.000 kg, Hilux memakai mesin 1.490 cc 4 silinder bertenaga 70 PS pada 5.000 rpm serta transmisi manual 4-speed. Tahun 1971, Hilux memanfaatkan mesin lebih besar 1.587 cc 4-silinder bertenaga 83 PS pada 5.400 rpm, disertai opsi bak belakang standar atau lebih panjang.


Toyota Hilux Generasi 2


Hilux Generasi ke-2 (1972-1978)


Pada Mei 1972, model terbaru Hilux diperkenalkan. Punya julukan RoKeHi yang merupakan singkatan dari Rocket Hilux dengan interior yang lebih nayaman dan update di bagian eksterior. Dengan bak mencapai panjang 2.25 m, Hilux langsung membuat banyak penggemar truk di AS jatuh cinta.


Diperkuat mesin 2.0 liter dengan pilihan transmisi otomatis 3 percepatan sebagai pilihan. Kemampuannya adalah 136,1 km/jam dalam sebuah uji coba dan memiliki tenaga sampai 121 hp. Pilihan mesin lainnya adalah 1.6 liter dengan tenaga 83 PS.


Toyota Hilux Generasi 3


Hilux Generasi ke-3 (1978-1983)


Histori yang paling stand out untuk pasar Amerika adalah Toyota menyediakan warna oranye disertai slogan "Hilux California -- born in Japan, raised in the U.S”. Yang ikonik lagi mungkin masih pada ingat tulisan TOYOTA dalam huruf kapital di bak belakang Hilux? Pelopornya adalah generasi ketiga. Hilux Generasi Ketiga ini juga mencatatkan produksi lebih dari 1 juta unit di akhir 1978. Tepat 1 dasawarsa sejak kemunculannya di tahun 1968.


Generasi ketiga juga diwarnai dengan inovasi model penggerak 4 roda (AWD) pada Oktober 1979. Mesin yang dipakai juga lebih besar 18R-J 4 silinder segaris 2.0 liter yang menghasilkan tenaga 109 PS. Selain itu, pabrikan Toyota juga mulai menyediakan pilihan mesin diesel di generasi ini untuk pertama kalinya pada tipe penggerak roda belakang. Mengandalkan jantung pacu 4 silinder segaris 2.188,  bertenaga 72 PS pada 4.2000 rpm dan torsi 14,5 kgm pada 2.400 rpm. Masih di generasi ketiga, Toyota memperkenalkan Hilux model double cabin (kabin ganda) pada Oktober 1981.


Toyota Hilux Generasi 4


Hilux Generasi ke-4 (1983-1988)


Pada Agustus 1983, Hilux baru diperkenalkan. Meski baru dijual resmi pada taun berikutnya. Toyota Hilux generasi 4 ini diberi kode RN45. Bagian interior dan eksterior pikap ini mengalami banyak penyegaran. Selain itu juga ada varian baru yaitu Xtracab yang menambahkan ruang di bagian belakang kursi depan.


Ia dibekali beberapa pilihan mesin: 1.600 cc (12R-J), 1.800 cc (2Y), diesel 2.200 cc (L) dan 2.400 cc (2L). Pada 1984 Toyota meluncurkan Hilux Surf atau yang juga dikenal dengan nama Toyota 4Runner di beberapa pasar. Hilux Surf adalah versi Station Wagon dari Toyota Hilux 4x4, tapi kini orang menyebutnya sebagai SUV.


Selain itu pada 1986 dan 1987, Toyota mengeluarkan versi facelift. Ada redesign pada bagian griile, bumper, dan update interior. Meski kemudian Toyota mengeluarkan generasi baru pada 1988 namun generasi keempat ini tetap diproduksi dan dijual higga 1997 di pasar Afrika Selatan.


Toyota Hilux Generasi 5


Hilux Generasi ke-5 (1988-1997)


Model berikutnya hadir pada 1988. Generasi kelima ini diberi kode bodi VN105/LN106/YN100. Toyota memperkenalkan model long-wheelbase dengan jarak 3.099 mm. Di sini fokus pengembangan adalah menjadikan Toyota Hilux sebagai kendaraan recreational vehicle (RV). Makanya banyak ubahan pada eksteriornya.


Toyota Hilux RWD (Rear Wheel drive) memakai mesin bensin 1.800 cc (2Y) dan diesel 2.400 cc (2L) sedang versi 4WD pakai mesin bensin 2.000 cc (3Y) dan diesel 2.800 cc. Produksi Hilux dihentikan di AS kemudian posisinya digantikan Tacoma pada 1995.


Toyota Hilux Generasi 6


Hilux Generasi ke-6 (1997-2005)


Memasuki life cycle berikutnya, Toyota melansir generasi keenam pada 1999. Generasi diberi kode bodi RZN147/LN147/LN167. Pada generasi ini ditawarkan lini untuk bisnis dan personal. Makanya Toyota Hilux dibekali fitur yang mendukung statusnya sebagai kendaraan serba guna seperti penambahan panjang dan tinggi bak dan peningkatan kesenyapan kabin.


Toyota juga memperluas pilihan mesin yang bisa didapatkan konsumen. Tersedia dalam pilihan 2WD dan 4WD serta 3 pilihan mesin (Bensin: 2.000 cc dan 2.700 cc; Diesel: 2.400 cc dan 3.000 cc).


Pada 1998, Toyota memperkenalkan model SUV dari Hilux yang diberi nama Sport Rider. Namun model ini hanya dijual di pasar Thailand. Pada 2005, Toyota menghentikan produksi Hilux di pabriknya di Jepang. Produksi Hilux dilakukan di negara lain.  (Eka/Raju)


(Bersambung ke Part 2)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda

Jelajahi Toyota Hilux

Toyota Hilux Rp 231,55 - Rp 485,6 Juta Cicilan Mulai : Rp 5,28 Juta
Lihat Promo